MANAJEMEN PELAKSANAAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SMK BERBASIS PONDOK PESANTREN UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SISWA

Penulis

  • rahman khaliq karuniawan SMKN 1 Karanganyar Kebumen

Abstrak

Abstrak: Penelitian ini mencoba menganalisis tentang minat belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di sistem pendidikan pesantren. Peneliti mencoba menganalisa minat belajar siswa dalam ilmu pengetahuan atau pendidikan formal pada SMK Ma’arif 3 Somalangu Kebumen yang terintegrasi dengan sistem pendidikan pondok pesantren tradisional / salafi. Tujuan peneliti membuat makalah ini untuk memahami peran dan posisi pendidikan pesantren dalam kerangka sistem pendidikan Nasional, karakteristik lembaga pendidikan pesantren terhadap minat belajar ilmu pengetahuan siswa/santri di SMK Ma’arif 3 Somalangu Kebumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Kualitatif, sumber data pada penelitian ini adalah siswa, dewan guru, manajemen SMK Ma’arif 3 Somalangu dan Pengurus pondok Al Kahfi Somalangu Kebumen, dengan asumsi penerapan manajemen Kegiatan Belajar Mengajar berjalan efektif dan menumbuhkan minat belajar siswa SMK.

     Hasil penelitian menunjukan bahwa minat belajar siswa SMK Ma’arif 3 Somalangu Kebumen masih rendah. Hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor antara lain : Kurangnya disiplin siswa, kurangnya sarana prasarana sekolah, perbedaan pola pikir siswa / santri, kurangnya kolaborasi yang tepat antara kegiatan pondok pesantren dan kegiatan sekolah. Manajemen pelaksanaan kegiatan belajar mengajar SMK Ma’arif 3 Somalangu belum efektif terhadap minat belajar siswa. Kolaborasi antara kegiatan pondok pesantren dengan kegiatan sekolah belum tepat dan pola pikir siswa/santri yang cenderung bersikap apatis untuk belajar ilmu pengetahuan.

 

Kata kunci: Pendidikan pondok pesantren, Manajemen pelaksanaan KBM, minat belajar

 

Abstract: This study tries to analyze the interest in learning of Vocational High School students in the pesantren education system. The researcher tries to analyze students' interest in learning in science or formal education at the Ma'arif 3 Somalangu Kebumen Vocational School which is integrated with the traditional / salafi boarding school education system. The aim of the researcher to make this paper is to understand the role and position of pesantren education within the framework of the National education system, the characteristics of pesantren educational institutions towards the interest in learning science of students / students at SMK Ma'arif 3 Somalangu Kebumen. The method used in this study is a quantitative method, the source of data in this study are students, the board of teachers, management of the Ma'arif 3 Somalangu Vocational School and the management of the pondok Al Kahfi Somalangu Kebumen, assuming the application of teaching and learning management runs effectively and fosters student interest in learning Vocational School.

The results showed that students' interest in learning at SMK Ma'arif 3 Somalangu Kebumen was still low. This is caused by several factors including: Lack of student discipline, lack of school infrastructure, differences in students / students' mindset, lack of proper collaboration between boarding school activities and school activities. The management of the implementation of teaching and learning activities at SMK Ma'arif 3 Somalangu has not been effective on student interest in learning. Collaboration between boarding school activities and school activities is not appropriate and the mindset of students / students who tend to be apathetic to learn science.

 

Keywords: Islamic boarding school education, Management of implementing KBM, interest in learning

Biografi Penulis

rahman khaliq karuniawan, SMKN 1 Karanganyar Kebumen

Lahr di Kebumen sebagai guru BKTIK di SMKN 1 Karanganyar Kebumen

Referensi

Anonimous. (2015). Manajemen Kurikulum Pendidikan Islam. Manajemen Kurikulum Pendidikan Islam, II(14), 1–230.

Cahyadi, R. A. H. (2017). Pengembangan Pondok Pesantren. Halaqa: Islamic Education Journal, 1(1), 43. https://doi.org/10.21070/halaqa.v1i1.820

Yazidul Busthomi, & Syamsul A’dlom. (2019). Pengembangan dan Evaluasi Kurikulum Pendidikan Di Pondok Pesantren Desa Ganjaran Gondanglegi Malang. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 215–234. https://doi.org/10.37286/ojs.v5i2.60 Ahmad Tafsir (2014). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Burhan Bungin (2013). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Hanun Asrohah dan Anas Amin Alamsyah (2013). Pengembangan Kurikulum. Surabaya: Kopertais IV Press.

Wina Sanjaya. 2008. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta :Prenadamedia Group

Ondi Saondi. 2014. Membangun Manajemen Pendidikan Berbasis Sistem Informasi.

Bandung : PT Refika Aditama

Depkdiknas; Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Jakarta: Sinar Grafika.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kepala Sekolah/ Madrasah

Zamakhsari, Dhofier. Tradisi Pesantren memadu Modernitas Untuk Kemajuan Bangsa. Jakarta: Pesantren Nawesea PRESS, 2009.

Diterbitkan

2020-03-20