MANAJEMEN PRINSIP ANDRAGOGI DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MEMBENTUK SIKAP KEWIRAUSAHAAN DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN

Penulis

  • Dian Korprianing Nugraha Mahasiswa Pasca Sarjana Manajemen Pendidikan UST

Abstrak

Pada umumnya Andragogi kerap kali digunakan dalam proses pembelajaran pada tingkatan pendidikan menengah ke atas. Pada proses pembelajaran penerapan konsep dan prinsip yang terdapat pada teori belajar andragogi, sebenarnya tidak sepenuhnya harus berdasarkan pada bentuk, satuan tingkat/ level pendidikan, namun yang paling harus diperhatikan adalah berdasarkan kesiapan peserta didik untuk mengikuti proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen prinsip andragogi dalam pembelajaran untuk membentuk sikap kewirausahaan di Lembaga Kursus dan Pelatihan.  Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah Peran manajemen prinsip andragogi dalam pembelajaran di lembaga kursus dan pelatihan diperlukan apalagi untuk membentuk sikap kewirausahaan. Kewirausahaan saat ini yang penting harus berbasis kearifan lokal. Peserta didik harus dapat memanfaatkan lingkungan sekitar dalam memulai kewirausahaan. Instruktur selama ini di LKP Justicia Computer selama ini telah menerapkan prinsip andragogi dalam pembelajaran. Melalui pembelajaran yang menggunakan prinsip andragogi inilah, para peserta didik yang ada di LKP Justicia Computer mempunyai sikap kewirausahaan. Perkembangan teknologi dan informasi saat ini begitu cepat dan persaingan di dunia kewirausahaan semakin ketat. Wirausaha yang dijalankan saat ini pasti tidak lepas dari pemanfaatan IT.

Kata kunci: Andragogi, Kearifan lokal, Kewirausahaan, Pembelajaran

Biografi Penulis

Dian Korprianing Nugraha, Mahasiswa Pasca Sarjana Manajemen Pendidikan UST

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan UST

Referensi

Anwar, Chairul. (2017). Teori-Teori Pendidikan Klasik Hingga Kontemporer. Cetakan Pe. Yogyakarta: IRCiSoD.

Daryanto. (2017). Pendidikan Orang Dewasa. Yogyakarta: Gaya Media.

Fornaciari, C. J., & Dean, K. L. (2014). The 21st-century syllabus from pedagogy to andragogy. Journal of Management Education , 38 (5), 701–723.

Karwati, Lilis. (2015). Dampak Program Pelatihan Kewirausahaan Mandiri Terhadap Usaha Home Industry Makanan Ringan Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. Jurnal Empowerment, 3 (1) Februari 2015, ISSN No. 2252-4738.

Kelly Davis McCauley, Emily Hammer dan Amanda S. Hinojosa. (2017). An Andragogical Approach to Teaching Leadership. Management Teaching Review 2017, Vol. 2(4) 312 –324

Knowles, M. S., Holton III, E. F., & Swanson, R. A. (2014). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development. New York, NY: Routledge.

. (2015). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (8th ed.). Burlington, MA: Elsevier.

Moleong, Lexy. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhendro, Pristi. (2014). Penerapan IT/ICT Dalam Pendidikan Andragogi Berbasis Kearifan Lokal Yang Terintegrasi Dalam Pembelajaran Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Mahasiswa. Jurnal Tarbiyah, 21 (1) Januari-Juni 2014.

Sun, J. (2016). Tool choice in innovation diffusion: A human activity readiness theory. Computers in Human Behavior, 59, 283-294. doi:10.1016/j.chb.2016.02.014

Diterbitkan

2020-03-21