PENINGKATAN KEMAMPUAN GULING LENTING MELALUI MODELING DAN MOTIVASI VERBAL SISWA KELAS VII SMP 2 SEDAYU

Penulis

  • iswanti iswanti

Abstrak

Abstrak: Penelitian Tindakan Kelas dengan Modeling dan Motivasi Verbal ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar olahraga pada materi senam lantai bagi siswa kelas VII semester genap.Hasil belajar dan keaktifan belajar siswa perlu ditingkatkan karena sebagian besar siswa masih takut melakukan gerakan guling lenting. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dimana setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yakni perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pada Pra Siklus, siswa masih mengalami kesulitan dalam melakukan gerakan guling lenting. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa dimana  jumlah 10 dari 32 siswa atau 31,25%sudah mencapai KKM dengan nilai rerata sebesar 68. Berdasarkan hasil tersebut, dibutuhkan perbaikan pembelajaran untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan modeling  dan motivasi verbal. Hasil pada Siklus I menunjukkan peningkatan sebesar 10% dengan nilai rerata siswa 70 dengan ketuntasan sebesar 35%. Pada Siklus II, terjadi peningkatan sebesar 40% dengan nilai rerata menjadi 72 dan ketuntasan sebesar 80% . Oleh karena itu bahwa penerapan modeling dan motivasi verbal dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi guling lenting bagi siswa kelasVII SMP 2 SEDAYU Bantul.

Kata kunci: Kemampuan guling lenting, Modeling, Motivasi Verbal

 

IMPROVING SKILLS OF SCREENING MODELING SCROLL THROUGH AND VERBAL MOTIVATION OF CLASS VII STUDENTS SMP 2 SEDAYU

 

Abstract: This Classroom Action Research with Modeling and Verbal Motivation aims to find out the increase in sports learning outcomes on the floor gymnastics material for seventh grade students even semester. The learning outcomes and student learning activeness need to be improved because most students are still afraid to do the bolster movement. This study consists of 2 cycles where each cycle consists of 4 stages, namely planning, action, observation and reflection. In Pre-Cycle, students still experience difficulties in doing the bolster movement. This can be seen from the results of student learning in which 10 out of 32 students or 31.25% have reached KKM with an average value of 68. Based on these results, learning improvements are needed to be able to improve student learning outcomes through the application of modeling and verbal motivation. The results in Cycle I showed an increase of 10% with an average score of 70 students with completeness of 35%. In Cycle II, there was an increase of 40% with an average value of 72 and completeness of 80%. Therefore, the application of verbal modeling and motivation can improve student learning outcomes in the material bolsters for class VII students of SMP 2 SEDAYU Bantul.

Keywords: Resilient roll ability, Modeling, Verbal Motivation

Diterbitkan

2020-03-21