PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DENGAN METODE VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE DI KELAS V SD N 2 TIJAYAN MANISRENGGO KLATEN

Penulis

  • satrio umar gani MahasiswaPascasarjana UST

Abstrak

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PKn dengan menggunakan metode Value Clarification Technique (VCT) di kelas V SD N 2 Tijayan . Penelitian ini didasari masih rendahnya hasil belajar siswa serta peran guru yang belum mampu mengoptimalkan penerapan pendekatan dan metode pembelajaran yang aktif dan kreatif sehingga siswa masih cendrung pasif dalam kegiatan pembelajaran.

Penelitian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas V SD N 2 Tijayan yang berjumlah 17 siswa yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Objek dari penelitian ini yaitu hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi. Sedangkan validitas instrumen dalam penelitian ini yaitu lembar observasi

Penelitian yang telah dilakukan ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajat siswa kelas V setelah dilakukannya tindakan berupa pembelajaran dengan menerapkan metode Value Clarification Technique (VCT) siklus I dan siklus II. Pada pertemuan I hasil belajar siswa mencapai nilai rata-rata 42,7 masuk kategori kurang dan pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata 65,3 masuk kategori cukup. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa metode VCT ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran PKn di SD N 2 Tijayan.

Referensi

Adisusilo, Sutarjo. 2013. Pembelajaran Nilai –Nilai Karakter Kontruktivisme dan VCT sebagai Inovasi Pendekatan Pembelajaran Afektif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Arikunto, Suharshimi & Suhardjono & Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Arikunto, Suharshimi. 2010. Penelitian Tindakan. Yogyakarta: Aditya Media.BSNP. 2007. Pedoman Peilaian Hasil Belajar di Sekolah Dasar. Jakarta: DEPDIKNAS.

Dumyati dan Mudjiyono. 2009. Belajar dan pembelajaran. Jakarta: PT Rieneka cipta.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional. 2007. Standar Penilaian Pendidikan dan Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Cipta Jaya.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional. No 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. Jakarta: Depdiknas

Seran, E. Y., & Cahyani, V. (2018). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) TERHADAP HASIL BELAJAR AFEKTIF PELAJARAN IPS. JURNAL PEKAN: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 3(1), 10-19.

KARTIKA EKASARI, D. Y. A. H. (2013). PENGARUH VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (TEKNIKKLARIFIKASI NILAI) TERHADAP MATERI PERILAKUHARGA DIRI PADA MATA PELAJARAN PKnSISWA TUNARUNGU KELAS IIIDI SLB SITI HAJARSIDOARJO. Jurnal Pendidikan Khusus, 3(3).

Rachmanita, L. D., Hidayat, O. S., & Sudrajat, A. (2019). UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN DAN PRESTASI BELAJAR MELALUI MODEL VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Basicedu, 3(4), 994-1004.

Haris, F. (2013). Penerapan Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) untuk meningkatkan kesadaran nilai menghargai jasa pahlawan pada siswa sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(2), 1-11.

Khasanah, R. (2017). Pengaruh Penerapan Metode VCT (Value Clarification Technique) Terhadap Peningkatkan Partisipasi dan Hasil Belajar Pkn. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 14(1).

Diterbitkan

2020-03-21