UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA KPK DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA SD

Penulis

  • warsinah warsinah SD KANGGOTAN

Abstrak

Abstrak: Penelitian ini betujuan untuk meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) melalui pendekatan kontekstual pada siswa kelas IVD SD 1 Bantul Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kontekstual. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVD SD 1 Bantul yang berjumlah 27 siswa, terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah teknik tes dan observasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kemampuan menyelesaikan soal cerita KPK pada siswa kelas IVD SD 1 Bantul menggunakan pendekatan kontekstual mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar matematika pada siklus I yaitu 70,37 meningkat menjadi 89,81 pada siklus II. Pada siklus I siswa yang telah tuntas ada 16 siswa (59,3%) dan siswa yang belum tuntas ada 11 siswa (40,7%). Sedangkan pada siklus II siswa yang telah tuntas ada 23 siswa (85,2%) dan siswa yang belum tuntas ada 4 siswa (14,8%).v

Kata kunci: kemampuan, menyelesaikan soal cerita, pendekatan kontekstual, KPK

 

Abstract: This research aims to improve the ability to solve the Smallest Multiple Alliance (KPK) story problems through a contextual approach in class IVD SD 1 Bantul in the 2018/2019 academic year. This research is a classroom action research using a contextual approach. The subjects in this research were students of class IVD SD 1 Bantul, totaling 27 students, consisting of 13 male students and 14 female students. The technique used for collecting the data is a test and observation technique. The research instrument used teacher observation sheets, student observation sheets, and test questions. The data analysis technique used is descriptive quantitative and descriptive qualitative. The results of the study concluded that ability to solve KPK story problems in class IVD SD 1 Bantul students using a contextual approach had increased. This can be seen from the results of average score in mathematics learning in the first cycle that is 70,73 increased to 89,81 in the second cycle. In the first cycle there were 16 students (59,3 %) who can complete the learning and 11 students (40,7 %) incompleted the learning. While in second cycle there were 23 students (85,2 %) who can complete the learning and 4 students (14,8 %) incomplete the learning.

Keywords: ability, solving story problems, contextual approach, KPK

 

Referensi

Anas Sudijono. 2006. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafika Persada.

Dina, R.L & Agustina, T.A.H. 2017. “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi KPK dan FPB Melalui Model Quantum Teachingâ€. (http://e-jurnalmitrapendidikan.com Diakses 22 Februari 2019)

Dionisius Okky Pratama Putra. 2018. “Peningkatan Minat dan Hasil Belajar pada Materi KPK dan FPB Melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia Siswa Kelas VA SD Kanisius Murukanâ€. (https://repository.usd.ac.id. Diakses 22 Februari 2019)

Djafar, Ervina. 2013. “Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) Melalui Pendekatan Kontekstual Pada Siswa Kelas IV SDN 3 Dambalo Kecamatan Tamilito Kabupaten Gorontalo Utaraâ€. (http://repository.ung.ac.id Diakses 22 Februari 2019)

Djamarah, Syiful B. 2012. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Jakarta: Usaha Nasional.

Hamalik, Oemar. 2003. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Jakni. 2017. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Alfabeta.

Nurrohim. 2015. “Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Melalui Pembelajaran Matematika Realistik pada Siswa Kelas IV SD Negeri Bedogâ€. (https://eprints.uny.ac.id/15457/ , diakses 22 Februari 2019).

Samsu Sumadayo. 2013. Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Slameto. 2015. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto, dkk. 2015. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Sunaryo. (2010). “Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Bangun Ruang Melalui Pendekatan Kontekstual Pada Siswa Kelas V SDN 01 Pegundan Tahun 2009/2010â€. (https://digilib.uns.ac.id. Diakses 22 Februari 2019)

Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Gorup.

Widyaningrum, S. N. 2016. “Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar KPK dan FPB pada Siswa Kelas IV SD Negeri Kowangbinangun Sleman Melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesiaâ€. (https://repository.usd.ac.id. Diakses 22 Februari 2019)

Diterbitkan

2020-03-21