Penggabungan Hypermedia Pada Materi Pembelajaran Membaca Untuk Karakter Siswa Auditori Dan Visual

Penulis

  • yan imam santoso Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa - UST

Abstrak

Abstrak: Bahasa inggris merupakan salah satu materi dalam Ujian Nasional setiap tahunnya. Akan tetapi bahasa inggris selalu memiliki rata-rata nilai terendah pada hasil nilai Ujian Nasional dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Sehingga guru harus mencari berbagai metode untuk meningkatkan nilai rata-rata Ujian Nasional. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memperdalam potensi siswa auditory dan visual dengan menggunakan Hypermedia untuk meningkatkan kemampuan membaca pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Genre teks yang menjadi focus adalah teks recount dengan pendekatan ilmiah. Sumber materi diambil dari channel YouTube. Sedangkan tujuan dari pembelajaran ini adalah siswa diharapkan dapat meringkas sebuah teks dengan singkat, cepat dan akurat. Bentuk test yang diberikan adalah berupa test tertulis dengan beberapa aspek yang sudah ditentukan. Pada akhirnya, penulis menyimpulkan kelebihan dan kekurangan dari pembelajaran ini. Kelebihannya antara lain: siswa akan lebih termotivasi, materi akan mudah diserap, dan menjadi atraktif. Kelemahan dari pembelajaran ini antara lain: pembelajaran tidaka akan bisa berjalan jika fasilitas tidak memadai.

Kata kunci: Hypermedia, auditory, visual, teks recount, YouTube, karakter belajar.

Referensi

Alsowat, H. (2016). An EFL flipped classroom teaching model: Effects on English language higher-order thinking skills, student engagement and satisfaction. Journal of Education and Practice, 7(9), 108–121.

Brown, H. D. (2004). LANGUAGE ASSESSMENT Principles and Classroom Practices. San Francisco: San Francisco State University.

Brown, H. D. (2007). Principles of Language Learning and Teaching. In San francisco State University (Fifth Edit). San Francisco.

Hamdan, N. A., Mohamad, M., & Shaharuddin, S. (2017). Hypermedia reading materials: Undergraduate perceptions and features affecting their reading comprehension. Electronic Journal of E-Learning, 15(2), 116–125.

Hedge, T. (2003). Teaching and learning in the language classroom. UK: UOP.

Kamisli, H., & Özonur, M. (2019). Students’ Learning Styles in Vocational Education. International Journal of Curriculum and Instruction, 11(1), 209–220.

Koch, J. (2016). Teach3: Introduction to education. Boston, MA: Cengage Learning.

Nunes, J. M., & Fowell, S. P. (1996). Hypermedia as an experiential learning tool: a theoretical model. Information Research, 2(1).

Paran, A. (2003). Intensive Reading EnglishTeaching Professional. Cambridge: Cambridge University Press.

Pourhosein Gilakjani, A., & Sabouri, N. B. (2016). How Can Students Improve Their Reading Comprehension Skill? Journal of Studies in Education, 6(2), 229. https://doi.org/10.5296/jse.v6i2.9201

Priyana, J. (2014). Language Learning Activities in The Scientific Method Step-Based Classroom. The 61 TEFLIN International Conference, 291–294.

Sari, E. A. (speaker). (2017). Hasil Nilai Ujian Nasional Tahun 2017. Retrieved from http://sekolah.data.kemdikbud.go.id/index.php/chome/profil/dd26d956-e2dd-485a-a90b-3c75e7d65ce7

Sugiharto, P. A. (2018). TEACHING ENGLISH PRONUNCIATION USING HYPERMEDIA. Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Suhardiana, I. (2019). PERAN TEKNOLOGI DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1). https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Sujito, & Muttaqin, W. M. (2020). Integrating instruction approach with learners’ cognitive style to enhance EFL indonesian students’ writing achievement. International Journal of Instruction, 13(1), 623–636. https://doi.org/10.29333/iji.2020.13140a

Syahri, I. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis TIK di SMP Negeri 35 Medan. Seminar Nasional Tahunan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan, 1(1), 123–127.

Diterbitkan

2020-03-21