Studi Tentang Interaksi Nonverbal Guru Bahasa Inggris Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Bengkalis

Penulis

  • Nur - Isnani Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Abstrak

Komunikasi nonverbal di kelas lebih penting dari pada komunikasi verbal. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan bahwa guru bahasa Inggris memiliki komunikasi verbal dan nonverbal yang baik selama proses pembelajaran, guru mengajar dengan suara keras. Ketika ada siswa yang berisik, guru bahasa Inggris berhenti berbicara, kemudian melakukan kontak mata untuk menenangkan kelas. Guru bahasa Inggris melakukan control kedekatan, yang digambarkan dengan berjalan lebih dekat kebagian kelas yang berisik dan terus berada di sana sampai keributan mereda. Namun, masih ada beberapa siswa yang acuh tak acuh selama proses pembelajaran. Oleh Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana interaksi nonverbal guru bahasa Inggris di Madrasah Aliyah Negeri 1 Bengkalis. Penelitian ini adalah penelitian diskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data untuk penelitian ini adalah observasi. Populasi penelitian ini adalah 208 siswa. Kemudian, dalam  mengambil sampel, peneliti menggunakan simple random sampling dan memilih 40 siswa dari semua kelas. Dengan menggunakan rumus analisis regresi linier sederhana melalui SPSS 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata Interaksi Nonverbal Guru Bahasa Inggris di kelas sebelas Madrasah Aliyah Negeri 1 Bengkalis adalah 85%. Itu dikategorikan sebagai level "Sangat Tinggi".

Biografi Penulis

Nur - Isnani, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta

Referensi

Eaves, D. L. (2016). Successful Nonverbal Communication Principles and Applications. New York, NY 10017, USA: Routledge.

Lodico, M. G., Spaulding, D. T., & Voegtle, K. H. (2010). Methods in Educational Research: From Theory to Practice. San Francisco: Jossey- Bass.

Maleo, H. (2019, December 26). http://www.aswajadewata.com/konsep-merdeka-belajar-ki-hajar-dewantara/. Retrieved March 3, 2020, from Aswaja Dewata: http://www.aswajadewata.com/konsep-merdeka-belajar-ki-hajar-dewantara/

Permendikbud. (2016). Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Riduwan. (2012). Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Priyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif. Sidoarjo: Zifatama Publishing. Riasati, M. J. (2014). Causes of reticence: Engendering willingness to speak in language classrooms. International Journal of Research Studies in Language Learning Vol.3 No. 1, 115-122.

Riduwan. (2010). Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.

Riduwan. (2012). Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Thorne, A. (2012). Communication Student’s Book. Macmillan South Africa: Troupant Publishers.

Unduhan

Diterbitkan

2020-03-22