KONSTRUKSI GENDER MELALUI PENGGAMBARAN ALAM DALAM PUISI POST SCRIPTUM KARYA TOETY HERATY DAN THE SNAKE CHARMER KARYA SAROJINI NAIDU

Syaiful Qadar Basri(1*)
(1) Magister Kajian Sastra dan Budaya FIB Unair
(*) Corresponding Author
DOI : 10.30738/sosio.v5i1.2861

Abstract

Abstrak

            Perempuan dianggap memiliki hubungan spesial dengan alam. Hubungan spesial tersebut dapat dilihat dalam kata Ibu Pertiwi. Kata Pertiwi memiliki arti Bumi dan disandingkan dengan kata Ibu sebagai sebuah ungkapan yang menunjukkan perempuan sering dikaitkan dengan alam. Kedekatan tersebut dapat dianggap sebagai sebuah anugerah sekaligus bentuk stereotip. Tulisan ini menganalisis dua puisi Post Scriptum karya Toety Heraty dan The Snake Charmer karya Sarojini Naidu. Melalui dua karya tersebut, penulis akan melihat bagaimana perempuan dikaitkan dengan alam melalui representasi alam, sehingga dapat menjawab apakah kedekatan perempuan dan alam merupakan konstruksi sosial ataukah bentuk yang seharusnya disyukuri. Dari hasil analisis, peneliti menemukan bahwa hubungan perempuan dan alam dalam puisi Post Scriptum merupakan hal yang tidak patut untuk dirayakan. Pengaitan alam dan perempuan menunjukkan adanya operasi kuasa niliai-nilai sosial (Cultural Ecofeminism). Sedangkan pada puisi The Snake Charmer, peneliti menemukan bahwa hubungan alam dan perempuan merupakan hal istimewa yang menunjukkan keagungan dan kesucian perempuan (Essentialism Ecofeminism). Dalam konteks ini, analisis kedua puisi dikaitkan dengan konteks budaya yang melatarbelakangi penulisan karya.

Kata Kunci: Ecofeminisme, Gender

References


Agassi, J. B. (1989). Theories of Gender Equality. Gender and Society, 160-186.

Campbell, A. K. (2010). Narrating Other Natures: A Third Wace Ecocritical Approach to Toni Morison, Ruth Ozeki, and Octavia Butler. Washington: Washington State University.

Francoine, G. L. (1999). Humans are not Superior to Animals. America: Greenhaven Press.

Hornby; Turnbull, Joanna; Lea, Diana; Parkinson, Dilys; Phillips, Patrick; Francis, Ben; Webb, Suzanne; Bull, Victoria; Ashby, Michael. (2010). Oxford Advanced Learner's Dictionary, 8th Edition. Oxford: OUP Oxford.

Kortenkamp, K., & Moore, C. (2001). Ecocentrism and Anthropocentrism: Moral Reasoning about Ecologiccal Commons Dilemmas. Journal of Environmental Psycology, 1-11.

Kramarae, C., & Spender, D. (2004). Routledge International Encyclopedia of Women: Global Women's Issue and Knowledge. New York: Routledge.

Plumwood, V. (2003). Feminism and the Mastery of Nature. Canada: Routledge.

Rosaldo, M. Z., Lamphere, L., & Bamberger, J. (1974). Women, Culture, and Society. Stanford: Stanford University Press.

Warren, K. J. (2000). Ecofeminist Philosophy: A Western Perspective on What It Is and Why It Matters. Maryland: Rowman & Littlefield Publisher.


Article Statistic

Abstract view : 282 times
PDF (Bahasa Indonesia) views : 197 times

The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora