STUDI ECOCRITICISM DALAM FILM DORAEMON & NOBITA AND THE GREEN GIANT LEGEND KARYA AYUMU WATANABE

Syaiful Qadar Basri(1*)
(1) Magister Kajian Sastra dan Budaya FIB Unair
(*) Corresponding Author
DOI : 10.30738/sosio.v5i1.2862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk ecocriticism yang direpresentasikan dalam penggambaran alam di film Doraemon & Nobita and the Green Giant Legend. Berikutnya penelitin berusaha mengetahui perspektif yang dimiliki oleh tokoh yang ada dalam film Doraemon & Nobita and the Green Giant Legend. Tokoh mana yang termasuk ke dalam ecocentric dan tokoh mana yang termasuk anthropocentric.metod yang digunkan metode kulaitatif.Pada metode pengumpulan data, penulis memutuskan untuk memilih film Doraemon & Nobita and the Green Giant Legend karya Ayumu Watanabe, karena film tersebut adalah salah satu film yang mengandung wacana ecocriticism. Untuk itulah pemilihan film Doraemon & Nobita and the Green Giant Legend ini menjadi data primer untuk kemudian akan dikaji secara lebih mendalam. Selanjutnya, film tersebut dikaji dengan menggunakan ecocriticism dengan mengupas sebuah kritik terhadap film tersebut untuk menemukan hasil dan pembahasan baru yang terkandung di dalamnya. Ayumu Watanabe mengangkat isu ini ke dalam film sebagai bentuk kritik atas apa yang telah dia lihat dan saksikan pada apa yang terjadi pada bumi, yaitu pembalakan liar, pembakaran hutan, pembuangan sampah, dan lain sebagainya. diharapkan dengan adanya pengkajian mengenai film yang mengangkat isu ini, masyarakat lebih menyadari dan memahami bahwa alam adalah satu-satunya sumber kehidupan seluruh makhluk hidup yang ada di bumi.

 

References


― . 2009. UUD 1945 dan Amandemen. Yogyakarta: Pustaka Yustisia

Ary, Donald, et al. 2002. Introduction to Research in Education (6th Edition). USA: Thomson Lerning.

Baksin, Askurifai. 2003. Membuat Film Indie Itu Gampang. Bandung: Katarsis.

Buntaran, Fredy. 1996. Saudari Bumi Saudara Manusia. Yogyakarta: Kanisius.

Campbell, Andrea Kate. 2010. Narrating Other Natures: A Third Wace Ecocritical Approach to Toni Morison, Ruth Ozeki, and Octavia Butler. Phd Thesis. Washington: Washington State University.

Creswell, John W. (1998). Qualitative Inquiry and Research Design Choosing among Five Tradition. Thousand Oaks: Sage.

Garrard, Greg. 2004. Ecocriticism. New York: Routledge.

Glotfelty, Cheryll dan Harold Fromm. 1996. The Ecocriticsim Reader: Landmarks in Literary Ecology. Georgia: The University Press of Georgia.

Irawanto, Budi. 1999. Film, Ideologi dan Militer, Hegemoni Militer dalam Sinema Indonesia. Yogyakarta: Media Pressindo.

Kortenkamp, Katherine and Colleen Moore. 2001. Ecocentrism and Anthropocentrism: Moral Reasoning about Ecologiccal Commons Dilemmas. Journal of Environmental Psycology.

Mu’in, Fatchul. 2016. Ekokritisisme: Kajian Ekologis dalam Sastra. Artikel diakses pada tanggal 28 Juni 2016 melalui https://www.academia.edu/2764064/Ecocriticism

Phillipss, Dana. 1999. Ecocriticism, Literary Theory, and the Truth of Ecology. Jurnal New Literary History, Vol, 30 No. 3

Sumarno, Marselli. 2008. Dasar-Dasar Apresiasi Film. Jakarta: Grasindo.

Turner, G. 1999. Film as Social Practice. New York: Routledge.

Watanabe, Ayumu. 2008. Doraemon & Nobita and the Green Giant Legend. Film diakses melalui https://www.youtube.com/watch?v=VEOnKB8BAV0


Article Statistic

Abstract view : 281 times
PDF (Bahasa Indonesia) views : 689 times

The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora