Kurikulum Tahfidz Al Qur’an di Madrasah Tsanawiyah Sunan Pandanaran Sleman Yogyakarta

Muhammad Nahdhy(1*)
(1) PP. Sunan Pandanaran Yogyakarta
(*) Corresponding Author
DOI : 10.30738/sosio.v5i2.5334

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan implementasi kurikulum tahfidz Al Qur’an yang meliputi perencanan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan, serta mencari tahu faktor pendukung dan faktor penghambat dalam implementasi kurikulum tahfidz Al Qur’an di Madrasah Tsanawiyah Sunan Pandanaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar MTs Sunan Pandanaran Sleman Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yakni menurut Milles dan Huberman dalam Idrus yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian: implementasi kurikulum tahfidz Al Qur’an di Madrasah Aliyah Sunan Pandanaran yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan sudah berjalan baik. Meliputi (1) Perencanaan kurikulum (2) Pelaksanaan tahfidz. (3) Penilaian tahfidz (4) Pengawasan tahfidz (5) Faktor pendukung program tahfidz Lingkungan Pesantren Qur’an, dukungan dari Yayasan dan Madrasah untuk mengalokasikan secara khusus jam pelajaran, sumber daya manusia (SDM) yang memadai, prasarana dan sarana yang cukup representatif, motivasi guru tahfidz kepada siswa-siswi. (6) Faktor penghambat dari program tahfidz di MTs Sunan Pandanaran yaitu: Koordinasi madrasah dan pesantren untuk menemukan “one way” sukses tahfidz, Banyaknya kegiatan siswa  dan madrasah yang sifatnya insidental, Adanya guru tahfidz yang intensitasnya kehadiran rendah, Jadwal liburan sekolah yang terlalu panjang, Motivasi siswa yang masih rendah, ada kegiatan yang kurang jelas.

Kata kunci: Implementasi Kurikulum Tahfidz, Menghafal Al Qur’an, Madrasah

References


Afidudin & Beni Ahmad Saebani. 2009. Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Ahmad Warson Munawwir. 1997. al-Munawwir: Kamus arab indonesia, (Surabaya : Pustaka Progresif.

Ahsin W. 1994. Bimbingan Praktis menghafal al-qur’an. Jakarta : Bumi Aksar. Aksara.

Armai Arief, 2002. Pengantar ilmu dan metodologi pendidikan islam.Jakarta : Ciputat Press.

Atabik, A. (2010). The Living Qur'an Potret Budaya Tahfidz Al-Qur'an di Nusantara. ADDIN Jurnal Media Ilmu Keislaman , 61-62.

Aziz Martunus. 1978/1979. Laporan lokakarya pelaksanaan SKB 3 Menteri. Jakarta: Balitbang Agama Depag RI.

Daulay, Haidar Putra. 2012. Sejarah pertumbuhan dan pembaharuan Pendidikan Islam di Indonesia.Cet. III. Jakarta:Kencana.

Departemen Agama RI. 2005. Pendidikan islam dan pendidikan nasional. Jakarta: Direktorat Jendral Kelembagaan Agama Islam.

E. Mulyasa. 2009. Kurikulum berbasis kompetensi. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

E. Mulyasa. 2013. Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Gade, F. (2014). Implementasi Metode Takrar Dalam Pembelajaran Menghafal Al-Qur'an. Jurnal Ilmiah Didaktika , 413-425.

Idrus, M. 2009. Metode Penelitian ilmu-ilmu sosial (pendekatan kualitatif dan kuantitatif)edisi kedua. Jakarta: Erlangga

Inglis James Alexander. 1918. Principle of secoundary education, Hougthon Miffin Company.

Iskandar Wiryo Kusumo dan Usman Mulyadi. 1988. Dasar pengembangan kurikulum. Jakarta:Bina Jenderal Pendidikan Islam

Ismanto, H. S. (2012). Faktor-faktor Pendukung Kemampuan Menghafal AlQur'an dan Implikasinya Dalam Bimbingan dan Konseling. e-Jurnal Psikologi Pendidikan dan Bimbingan , 2.

Lutfi Ahmad. 2009. Pembelajaran al-qur’an dan hadits, Jakarta: Direktorat

Maksum Mukhtar, 2001. Sejarah pendidikan islam, Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Moleong, Lexy J. 2000. Metodologi penelitian kualitatif . Bandung: PT Rosdakarya.

Muhajir, Noeng. 1996. Metodologi pendekatan kualitatif. Edisi ketiga. Yogyakarta: Rake Sarasin.

Mulyasa, 2012. Kurikulum tingkat satuan pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. 2009. Implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan, Jakarta: PT Bumi Aksara.

Mulyasa. 2009. Implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Nana Syaodih. 2007. Metode penelitian pendidikan, Bandung: Pemuda Rosdakarya.

Nasution. 2003. Metode research, Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Oemar Hamalik. 2007. Dasar-dasar pengembangan kurikulum. Bandung: Remaja. Roskadaya

Romdhoni, A. (2015). Tradisi Hafalan Qur'an di Masyarakat Muslin Indonesia . Journal of Qu'an and Hadith Studies, Vol. 4, No. 1, 4-6.

Sa’dullah. 2008. 9 Cara cepat menghafal al-qur’an, Jakarta: Gema Insani.

Schein, Edgar H, 2004, Organizational culture and leadership, third edition,Jossey –Bass Publishers, San Francisco.

Sugiyono. 2012. Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2013. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Terry, George, 2005, Dasar-dasar manajemen, Jakarta: PT, Bumi Aksara

Wijayanti, Irine Diana Sari, Manajemen, Yogyakarta: Mitra Cendikia Press, 2008.

Wiji Hidayati. 2012. Pengembangan kurikulum. Yogyakarta: Pedagogia.


Article Statistic

Abstract view : 801 times
PDF (Bahasa Indonesia) views : 2890 times

The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora