Hubungan kodrat alam dengan minat belajar siswa

Authors

  • Aspitasari Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia
  • Berliana Henu Cahyani Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia
  • Haniek Farida Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30738/spirits.v11i2.12689

Keywords:

kodrat alam, minat belajar, siswa

Abstract

Minat belajar merupakan salah satu penentu keberhasilan dalam proses belajar.  Kodrat alam merupakan salah satu faktor internal yang berperan terhadap minat belajar. Siswa tumbuh menurut kodratnya sendiri, yaitu kekuatan lahir dan batin sehingga tidak bergantung kepada orang lain tetapi bersandar atas kekuatan sendiri. Tujuan penelitian ini adalah menguji secara empiris hubungan kodrat alam dengan minat belajar siswa SMPN 3 Imogiri.  Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 3 Imogiri dengan jumlah sampel 89 siswa terdiri dari 48 laki-laki dan 41 perempuan. Uji korelasi menggunakan korelasi product-moment dari Carl Person antara variabel kodrat alam dengan minat belajar menunjukkan nilai (r)= 0,710 dengan  p=0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis diterima, artinya terdapat hubungan positif yang signifikan antara minat belajar dan kodrat alam. Sumbangan efektif  kodtrat alam terhadap minat belajar sebesar  50,4 % dan sisanya 49,6  % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini

References

Ali, M., & Asrori, M. (2016). Psikologi remaja perkembangan peserta didik. Jakarta: Bumi Aksara.

Anggraini, I. A., Utami, W. D., & Rahma, S. B. (2020). Analisis minat dan bakat peserta didik terhadap pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 7(1), 23–28.

Dewantara, K. H. (1994). Bagian II kebudayaan. Yogyakarta: Majelis Luhur Tamansiswa.

Dewantara, K. H. (2013). Ki Hadjar Dewantara pemikiran, konsepsi, keteladanan dan sikap merdeka. Yogyakarta: Majelis Luhur Tamansiswa.

Fuad, Z. A., & Zuraini. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa kelas 1 SDN 7 Kute Panang. Jurnal Tunas Bangsa, 3(2), 45–54.

Hurlock, E. B. (2005). Perkembangan anak jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Iswanto, B., & Rochmiyati, S. (2010). Pengenalan Tamansiswa dan Ketamansiswaan. Yogyakarta: Pusat Studi Pengembangan Wawasan Kebangsaan LP3M UST.

Kartika, S., Husni, H., & Millah, S. (2019). Pengaruh kualitas sarana dan prasarana terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(1), 113. https://doi.org/10.36667/jppi.v7i1.360

Marleni, L. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa. Journal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 149–159.

Masitoh, S., & Cahyani, F. (2020). Penerapan sistem among dalam proses pendidikan suatu upaya mengembangkan kompetensi guru. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 122. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v8n1.p122--141

Murdani, V. A., & Rahmawati, F. Y. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa terhadap mata pelajaran IPS di SMPK Maria Fatma. Insight, 11(1), 32.

Noventari, W. (2019). Harmonisasi nilai-nilai Pancasila dalam sistem among sesuai dengan pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara. Journal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 53(9), 1689–1699.

Ormrod, J. E. (2008). Psikologi pendidikan jilid 1.(Amitya Kumara,.Penerjemah). Jakarta: Erlangga.

Pratiwi, N. K. (2017). Pengaruh tingkat pendidikan, perhatian orang tua, dan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa SMK Kesehatan di Kota Tangerang. Pujangga, 1(2), 31. https://doi.org/10.47313/pujangga.v1i2.320

Rahmah, N. (2013). Belajar bermakna ausubel. Al-Khwarizmi, 1(1), 43–48. https://doi.org/https://doi.org/10.24256/jpmipa.v1i1.54

Rifa’i, M. (2020). Sejarah pendidikan nasional dari masa klasik hingga modern. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Susilo, V. S. (2018). Refleksi nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam upaya upaya mengembalikan jati diri pendidikan Indonesia. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(1), 33–41. https://doi.org/https://doi.org/10.31949/jcp.v4i1.710

Sutikno. (2003). Ketamansiswaan II. Yogyakarta: Pamong Ketamansiswaan UST.

Syah, M. (2017). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Bandung Remaja Rosdakarya.

Tauchid, M. (2004). Perjuangan ajaran Ki Hadjar Dewantara.Yogyakarta: Majelis Luhur Tamansiswa

Wuryadi. (2010). Diktat mata kuliah Ketamansiswaan 2: implementasi sistem among dalam praktek pendidikan dan pengajaran. Yogyakarta: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.

Yanuarti, E. (2018). Pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara dan relevansinya dengan kurikulum 13. Jurnal Penelitian, 11(2), 237–266. https://doi.org/10.21043/jupe.v11i2.3489

Yunitasari, R., & Hanifah, U. (2020). Pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar siswa pada masa covid 19. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(3), 232–243. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i3.142

Downloads

Published

2021-05-13

How to Cite

Aspitasari, Cahyani, B. H., & Farida, H. (2021). Hubungan kodrat alam dengan minat belajar siswa. Jurnal Spirits, 11(2), 165–171. https://doi.org/10.30738/spirits.v11i2.12689

Citation Check