Kinerja Anggota Polri Ditinjau Dari Work Life Balance Dan Organizational Citizenship Behavior

Authors

  • Okvi Widriasmatiwi Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiayata Tamansiswa
  • Indriyati Eko Purwaningsih Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Hartosujono Hartosujono Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

DOI:

https://doi.org/10.30738/spirits.v9i2.6323

Abstract

Abstrak. Modus operandi pelaku kriminalitas di era globalisasi berkembang semakin canggih. Untuk menghadapi hal tersebut seorang anggota Polri dituntut untuk senantiasa meningkatkan kinerjanya sesuai dengan dinamika tugas yang ada agar mampu memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat secara optimal sehingga situasi kamtibmas senantiasa terjaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan Work Life Balance dan Organizational Citizenship Behavior terhadap kinerja anggota Polri. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kuantitatif dengan jumlah sampel 103 responden anggota Polri di Polres Kulon Progo. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling dan analisis yang digunakan menggunakan analisis regresi sederhana dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan antara: (a) Work Life Balance dengan Kinerja anggota Polri, (b) Organizational Citizenship Behavior dengan Kinerja anggota Polri dan (c) Work Life Balance dan Organizational Citizenship Behavior terhadap Kinerja anggota Polri.

Kata Kunci: Organizational Citizenship Behavior, Kinerja, Work Life Balance

References

Badan Pusat Statistik. (2017). Statistik Kriminal 2017. Diakses di http://www.bps.go.id/. pada Senin tanggal 26 Desember 2017 pukul 14.00 WIB.

Greenberg dan Baron. (2000). Budaya dan Komitmen Organisasi. Terjemahan. Jakarta: Erlangga.

Greenhaus, J. H., K.M. Collins, dan J.D. Shaw. (2003). The Relation between Work Life Balance and Quality of Life. Journal of Vocational Behavior 63(3), 510-531.

Hidayat, Faisal Noor, Sri Suwarsi dan Dudung Abdurrahman. (2017). Pengaruh Work Life Balance terhadap Stress Kerja dan Kinerja Karyawan pada PT PLN (Persero) P2b Apb Jabar. Jurnal. Bandung: Universitas Islam Bandung.

Kasmir. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia (Teori dan Praktik). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Krejcie, R. V. dan Morgan, D. W. (1970). Determining Samples Size for Research Activities. Edicational and Psychological Measurement, 30, halaman: 607-610.

Mangkunegara, A, P. (2013). Perencanaan dan Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mardiasmo. (2009). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.

Novliadi, P. (2007). Intensi Turnover Karyawan Ditinjau dari Budaya Perusahaan dan Kepuasan Kerja. Makalah. Universitas Sumatera Utara.

Organ, D. W., Podsakof, P. M., dan Mackenzie, S. B. (2006). Organizational citizenship behavior: Its nature, antecedents, and consequences. California: Sage Publication.

Poulose, S. dan N, Sudarsan. (2014). Work Life Balance: a conceptual review. International Journalof Advances in Management and Economics, 3(2) 1-17.

Prawirosentono, Suryadi. (2008). Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: BPFE.

Published

2019-05-20