Workplace Bullying Dan Komunikasi Interpersonal Dengan Kepuasan Kerja Pada Pegawai BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Yogyakarta

Authors

  • Flora Grace Putrianti Fakultas Psikologi UST
  • Sulistyo Budiarto Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

DOI:

https://doi.org/10.30738/spirits.v9i1.6344

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara workplace bullying dan komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja dan sejauhmana sumbangan efektif workplace bullying dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja pada pegawai BPDB (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik regresi berganda yang komputasinya menggunakan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 16.0 for Windows. Penelitian ini dilakukan di BPDB  Kota Yogyakarta dengan subjek penelitian pegawai BPBD sebanyak 50 orang. Instrumen dalam penelitian ini berupa skala workplace bullying, skala komunikasi interpersonal dan skala kepuasan kerja. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan antara workplace bullying dan komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja pada pegawai BPDB Kota Yogyakarta. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai r = -0,197 dengan signifikansi 0,170. Artinya, secara statistik workplace bullying tidak signifikan berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan kerja karyawan. Hasil analisis regresi antara workplace bullying dan komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja yang menghasilkan nilai F = 7,701 dengan p = 0,001 (p<0,05). Selain itu terdapat hubungan positif antara komunikasi interpersonal dengan kepuasan kerja yang ditunjukkan dengan hasil analisis korelasi yang menunjukkan nilai r = 0,449 dengan signifikansi 0,001. Sumbangan efektif workplace bullying dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja adalah sebesar 24,7%, dan sumbangan komunikasi interpersonal sendiri terhadap kepuasan kerja adalah sebesar 20,16%.

Kata kunci : komunikasi interpersonal, kepuasan kerja, workplace bullying

References

DAFTAR PUSTAKA

Abdulsyani. 2007. Sosiologi Skematika, Teori dan Terapan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Afriyadi, F. 2015. Efektivitas Komunikasi Interpersonal Antara Atasan dan Bawahan Karyawan Pt. Borneo Enterprsindo Samarinda. Jurnal Ilmu Komunikasi. Vol. 3, No. 1, 362-376.

Andriansyah, Helwan. 2014. Hubungan Bullying dengan Burnout pada Karyawan. Jurnal Psikologi Tabularasa. Vol. 9, No.2, 137-150.

Ansel, F. M. dan Wijono, S. 2012. Pengaruh Keterlibatan Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Polisi di Kepolisian Resor Polres Ende. Jurnal Psikologi. Vol. 05, No. 02, 125-142.

As’ad, M. 2015. Psikologi Industri, Yogyakarta: Liberty.

Azwar, S. 2010. Penyusunan skala psikologi, Edisi 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Cowan, R. L. 2005. “Rocking the Boat†and “Continuing To Fight: Unproductive Justice Episodes and the Problems of Workplace Bullying. Human Communication. Vol.12, No.3, 283-302.

Crossman, Alf and Bassem Abou Zaki 2003, Job Satisfaction and Employee Performance of Lebanese Banking Staff, Journal of Managerial Psychology, Vol. 18, No. 4, 368-376.

Desiana, Putri Mega dan Budi M. Soejipto. 2006. Pengaruh Dukungan Organisasi Terhadap Kepuiasan Kerja dan Komitmen: Studi Kasus Asisten Dosen FEUI. Usahawan. No, 5, 22-35.

Devito, J. A. 2011. Komunikasi Antar Manusia. (Terjemahan: Agus Maulana) Jakarta Professional Books.

Einarsen, S., Hoel, H., & Notelaers, G. 2009. Measuring exposure to bullying and harassment at work: Validity, factor structure, and psychometric properties of the Negative Acts Questionnaire-revised. Work & Stress, 23(1), 24-44.

Handoko, Hani T. 2011. Manajemen personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.

Hardjana, Agus M. 2003. Komunikasi intrapersonal & Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Hasibuan, Malayu S. 2006. Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah. Jakarta: Bumi Askara.

Helmi, Ahmad T. 2014. Kepuasan Kerja Karyawan. Artikel. Medan: Universitas Islam Sumatera Utara.

Makmuri, M. 2008. Perilaku Organisasi. Yogyakarta : UGM.

Mulyana, D. 2011. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Munandar, S.A. 2014. Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: UI-Press.

Namie, R. 2003. Work trauma from the bullied targetís perspective . South Australia: Australian Education Union - SA Branch.

Sianipar, A.R.B dan Haryanti K. 2014. Hubungan Komitmen Organisasi dengan Intensi Turnover pada Karyawan Bidang Produksi CV. X. Jurnal Psikodimensia. Vol. 13, No.1, 98-114.

Sido, F. 2015. Pekerja di Indonesia Paling Tidak Puas, Mengapa?. https://www.kompasiana.com/afsee/pekerja-di-indonesia-paling-tidakpuas-mengapa_550ee0a6a33311b72dba82bf diunduh pada tanggal 27/092017.

Trenholm, Sarah and A. Jensen. 1995. Interpersonal Communication. Belmont, California: Wadsworth Publish-ing Company.

Yun, S. 2014. Work Enviroment and Workplace Bullying Among Korea Intensive Care Unit Nurses. Asian Nursing Research. 8, 219-225.

Sims, R dan P. Sun. 2012. Witnessing Workplace Bullying and The Chinese Manufacturing Employee. Journal of Managerial Psychology Vol. 27(1).9-26.

Published

2018-11-20