Kontribusi Dukungan Sosial Terhadap Kepercayaan Diri Atlet Pencak Silat di Pondok Pesantren Bina Umat Yogyakarta

Authors

  • Muhammad Ridwan Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Indriyati Eko Purwaningsih Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

DOI:

https://doi.org/10.30738/spirits.v8i2.6719

Abstract

ABSTRAK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi dukungan sosial terhadap kepercayaan diri pada atlet pencak silat di Pondok Pesantren IT Bina Umat Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat korelasi yang positif antara dukungan sosial dengan kepercayaan diri pada atlet pencak silat di Pondok Pesantren IT Bina Umat Yogyakarta. Semakin tinggi dukungan sosial maka semakin tinggi kepercayaan diri pada atlet pencak silat di Pondok Pesantren IT Bina Umat Yogyakarta dan sebaliknya semakin rendah dukungan sosial maka kepercayaan diri atlet pencak silat di Pondok Pesantren IT Bina Umat Yogyakarta semakin rendah. Subjek penelitian ini adalah atlet pencak silat yang berada di Pondok Pesantren IT Bina Umat Yogyakarta, yang berusia 12-17 tahun, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang berjumlah 74 orang. Alat ukur yang digunakan adalah skala kepercayaan diri dan skala dukungan sosial. Analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment dengan Program Statistik SPSS Versi 16.0 for Windows. Berdasarkan hasil analisis koefisien korelasi Product Moment antara variabel dukungan sosial dengan kepercayaan diri yaitu 0,467 dengan taraf signifikan p=0,000 (p<0,05). Dengan sumbangan efektif (r2)=21.8%. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan terdapat korelasi yang  positif antara dukungan sosial dengan kepercayaan diri pada atlet pencak silat di Pondok Pesantren IT Bina Umat Yogyakarta dapat diterima, artinya semakin tinggi dukungan sosial, maka semakin tinggi kepercayaan diri, sebaliknya semakin rendah dukungan sosial, maka semakin rendah kepercayaan diri.

 

Kata kunci : dukungan sosial, kepercayaan diri, pencak silat

References

DAFTAR PUSTAKA

Asri, Dwi Satya.(2013).Tingkat Kepercayaan DiriAtlet Pertandingan Kyorugi (Sparing)Cabang Olahraga Taekwondo. UniversitasPendidikanIndonesia. perpustakaan.upi.edu

Brewer, Britton W.(2009).Handbook of SportMedicine and Science, Sport PsychologyUnited Kingdom: John Willey & Sons.

Douvall, E. M., Miller, B. C. (2007). Marriage And Family Development (6 th ed.). New York : Harper & Row, Publisher, Inc.

Gufron, M. Nur., Rini Risnawati. (2011). Teori Psikologi. Yogyakarta Ar-Ruzz Media.

Gunawan, A. R., Rusyidi, B., & Meilany, L. (2016). Dukungan sosial orangtua tehadap atlet paralimpik pelajar tuna netra berprestasi di kota Bandung. Prosiding KS, 3(3).

Hartanti, Yuwanto L, Pambudi I, Zaenal T, dan Lasmono H. (2004). Aspek psikologis dan pencapaian prestasi atlet nasional indonesia. Anima Indonesian Psychological Journal 20(1), 40-54.

Haryani, N. I. (2004). Hubungan Antara Dukungan Suami dengan Depresi Pasca Melahirkan. Skripsi. Fakultas Psikologi. Universitas Sumatera Utara.

Kumaidah, E. (2012). Penguatan eksistensi bangsa melalui seni bela diri tradisional pencak silat. HUMANIKA, 16(9).1-9

Lauster, Peter. (2003). Tes Kepercayaan diri. Jakarta. PT. Bumi Aksara.

Maryono, O. (2000). Pencak Silat: Merentang Waktu. Yogyakarta: Galang.

Nursalam, (2003). Konsep & Penerapan Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian. Jakarta, Salemba Medika.

Pamungkas, A. A. (2011). Persepsi terhadap cidera dan kepercayaan diri pada atlet tae kwon do wanita. Jurnal ilmiah psikologi, 3(2).106-113

Santrock, J. W. (2003). Adolescence Perkembangan Remaja Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.

Sarafino, E. P. (1990). Health Psychology: Biopsychosocial Interaction. New York : John Wiley & Sons.

Setyobroto, S. (2002). Psikologi Olah Raga. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Subroto, Joko, dan Moh. Rohadi. 1996. Kaidah-Kaidah Pencak Silat Seni yang Tergabung dalam IPSI. Solo: CV Aneka

Supriyanto, Agus.(2012). Prestasi Atlet Renang Daerah Istimewa Yogyakarta (Ditinjau dari Motivasi Berprestasi, KepercayaanDiri, Peran Serta Orangtua, Pelatih &Teman Atlet). Seminar Nasional PPs UNY.Yogyakarta.

Widodo, A,Wahyuningrum., & Nurwidawati, Desi (2015). Hubungan antara kecemasan bertanding dan dukungan sosial dengan motivasi berprestasi pada atlet pencak silat perguruan pencak organisasi sidoarjo. Character: Jurnal Penelitian Psikologi., 3(3).

Yulianto dan Nashori. (2006). Kepercayaan diri dan prestasi atlet tae kwon do Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro, 3(1)

Published

2018-05-20

Issue

Section

Artikel