Pengambilan Keputusan Menikah Dini pada Remaja Putri di Kecamatan Sukoharjo Ngaglik

Authors

  • Aprilia Kusuma Wardhani Suryaning Tyas Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Siti Hafsah Budi Argiati Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

DOI:

https://doi.org/10.30738/spirits.v8i2.6721

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan menikah dini oleh remaja putri di Kecamatan Sukoharjo Ngaglik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan remaja putri di Kecamatan Sukoharjo Ngaglik mengambil keputusan untuk menikah dini. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 4 orang remaja putri di Kecamatan Sukoharjo Ngaglik yang melakukan pernikahan dini. Adapun cara penentuan subjek didasarkan pada teknik Purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan menikah dini remaja putri di Kecamatan Ngaglik banyak mendapat dukungan dari orang tua masing-masing subjek. Dasar pengambilan keputusan mayoritas di dasarkan karena berbagai macam aspek yang melatarbelakangi remaja putri dalam mengambil keputusan untuk menikah dini, aspek tersebut terdiri dari aspek intuisi, rasional, fakta, wewenang dan pengalaman. Faktor yang menyebabkan remaja putri di Kecamatan Sukoharjo Ngaglik mengambil keputusan menikah dini mayoritas dikarenakan faktor psikologis. Pengetahuan remaja putri tentang pernikahan yang belum begitu matang, membuat pandangan pernikahan didasarkan karena cinta dan kurang perhitungan yang matang.

 

Kata kunci: pernikahan dini, pengambilan keputusan, remaja putri

References

Daftar Pustaka

Aprianti, A., Shaluhiyah, Z., Suryoputro, A., & Indraswari, R. (2018) fenomena pernikahan dini membuat orang tua dan remaja tidak takut mengalami kehamilan tidak diinginkan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 13(1). 61-73.

Atmosudirjo, S Prajudi. 1982. Beberapa Pandangan Umum Tentang Pengambilan Keputusan (decision making). Jakarta: Ghalia Indonesia

Ayalew, M., Mengistie, B. and Semahegn, A. (2014). Adolescent-parent communication on sexual and reproductive health issues among high school students in Dire Dawa, Eastern Ethiopia: a cross sectional study. Reproductive health, 11(1), p. 77. doi: 10.1186/1742-4755-11- 77.

BKKBN ( 2013). Kurikulum Diklat Teknis Pengelolaan PIK Remaja/Mahasiswa. Jakarta: BKKBN

Candraningrum, D., Dhewy, A., & Pratiwi, A. M. (2016). Fear of zina, poor education, and poverty: status of girls in child-marriage in Sukabumi West Java. Jurnal Perempuan, 21(1), 77-95.

Desiyanti, I. W. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan terhadap pernikahan dini pada pasangan usia subur di Kecamatan Mapanget Kota Manado. Jikmu, 5(3).

Hasan, M Iqbal. 2002. Pokok-Pokok Materi Teori Pengambilan Keputusan. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Ironi, P., Octaviati, R., & Pratiwi, K. (2014). Pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi. Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science), 2(2), 55-62.

Juspin, L., Ridwan T., Zulkifli A. (2009). Studi kasus kebiasaan pernikahan usia dini pada masyarakat kecamatan Sanggalangi Kabupaten Tana Toraja. Makasar. Jurnal MKMI. 5(4). 89-94

Karismawati, D. W. (2013). Studi tentang faktor-faktor yang mendorong remaja melakukan pernikahan dini di kecamatan kemlagi kabupaten mojokerto. Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling UNESA, 1(1).

Nurhajati L., Wardyaningrum D. (2013). Komunikasi Keluarga Dalam Pengambilan Keputusan Perkawinan. Jakarta : Universitas Al Azhar Indonesia

PKBI. (2011). Studi Kasus Kehamilan Tidak Diinginkan Pada Remaja. Semarang: Persatuan Keluarga Berencana Indonesia.

Ova Emilia., Budi Wahyuni, R. (2009). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pernikahan Usia Dini di Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Berita Kedokteran Masyarakat, 25(2),51. doi:https://doi.org/10.22146/bkm.3564

Siagian. 1991. Teori dan Praktek Pengambilan Keputusan. Jakarta: CV. Haji Mas Agung

Suharnan. 2005. Psikologi Kognitif. Surabaya: Srikandi

Sumbulah, U., & Jannah, F. (2012). Pernikahan dini dan implikasinya terhadap kehidupan keluarga pada masyarakat Madura (perspektif hukum dan gender). Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender, 7(1), 83-101.

Syamsi, Ibnu. 2000. Pengambilan keputusan dan Sistem Informasi. Jakarta: Bumi

Aksara.

Tuapattinaya, Fransisca & Hartati, Sri. 2014. Pengambilan Keputusan Untuk Menikah Beda Etnis: Studi Fenomenologis Pada Perempuan Jawa. Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Jurnal Psikologi Undip. 13(1).34-41

Published

2018-05-20

Issue

Section

Artikel