Koping religius kaitannya dengan subjective well-being santri pondok pesantren

Authors

  • Salma Kamaliyah Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Indriyati Eko Purwaningsih Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Titisa Ballerina titisaballerina@ustjogja.ac.id

DOI:

https://doi.org/10.30738/spirits.v10i2.8212

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik hubungan antara koping religius dengan subjective well-being. Hiptesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara koping religius dengan subjective well-being santri pondok pesantren. Subjek penelitian adalah santri berjumlah 142 orang.Teknik penentuan subjek penelitian menggunakan simple random sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode tes non kognitif dengan alat ukur psikologi berupa skala.Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala subjective well-being dan skala koping religius Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis yang diajukan yaitu dengan teknik korelasi product moment, untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara koping religius dengan subjective well being. Analisis dilakukan dengan bantuan SPSS versi 16.0 for windows. Hasil uji statistik diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,639 dengan p=0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara koping religius dan subjective wellbeing. Semakin tinggi koping religius maka semakin tinggi subjective well-being dan semakin rendah koping religius maka semakin rendah subjective well-being. Sumbangan efektif koping religius terhadap subjective well-being sebesar 40,8% dan 59,2 % sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti pendapatan, usia, pekerjaan, pendidikan, pernikahan dan keluarga, kepribadian.

Kata Kunci : Koping Religius, Pondok Pesantren , Santri, Subjective Well-being

References

DAFTAR PUSTAKA

Ali,M.M .( 2007). Islamologi (Dinul Islam). Jakarta : Darul Kutubil Islamiyah

Arief,M.F., Habibah,N.(2015) Pengaruh Strategi Aktivitas (Bersyukur dan Optimis) Terhadap Peningkatan Kebahagiaan Pada Mahasiswa S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar.Seminar Psikologi & Kemanusiaan. Sidoarjo : Psychology Forum UMM.

Diponegoro,A.M. (2010). Intervensi Syukur Untuk Membangun Karakter. Telaah Psikologi Islami. Procedings Seminar Nasional Pendidikan Karakter Bangsa (hal 40). Yogyakarta : Universitas Ahmad Dahlan

Filsafati,A.I dan Ratnaningsih, I.Z. (2016). Hubungan Antara Subjective Well-Being Dengan Organizational Citizenship Behavior Pada Karyawan PT. Jateng Sinar Agung Sentosa Jawa Tengah & DIY. Jurnal Empat , 5(4), 757-764

Firdausi,N.I. (2016). Pemaafan dan Subjective Well- Being Pada Remaja Yang Memiliki Keluarga Bercerai. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang, Malang

Indria,I.,Siregar,J.,Herawaty,Y. (2019). Hubungan Antara Kesabaran dan Stress Akademik Mahasiswa Di Pekanbaru. Jurnal Fakultas Psikologi, 1, 21-34

Izzawati, D.M.N. (2016). Hubungan Antara Kekhusyukan Shalat Dengan Kesejahteraan Subjektif Pada Santriwati Pondok Ta’mirul Islam Surakarta. Naskah Publikasi.Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta

Khairat, M dan Adiyanti, M.G. (2015). Self-esteem dan Prestasi Akademik sebagai Prediktor Subjective Well-being Remaja Awal. Gadjah Mada Journal Of Psychology ,1 (3), 180.

Krejcie, R. V., dan Morgan, D. W. (1970). Determining sample size for research activities. Educational and psychological measurement, 30(3), 607-610.

Martin,I., Nuryoto,S.,Urbayatun,S., (2018). Relaksasi Dzikir Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Subjektif Remaja Santri.Jurnal Psikologi Islami, 2, 112-123

Munawwir,KH.A.W. 1997. Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap.Surabaya : Pustaka Progresif

Nosantika,A.A.,Rusdi.A.(2019).Koping Religius Dan Ketenangan Hati Pada Pasien Kanker. Naskah Publikasi. Yogyakarta : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia

Nugraheni,R.F., Hafiz, S.E., Rozi,F. (2016). Hubungan Antara Kesabaran dan Academic Self-Efficacy pada Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi:Kajian Empiris & Non-Empiris, 2, 15-23

Praja, H.D. (2017). Hubungan Antara Koping Religius Islami Dengan Kesejahteraan Subjektif Pada Santri Pondok Pesantren. (Skripsi. Tidak Dipublikasikan). Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Pratama,A., Prasamtiwi.N.G, Sartika.S. (2015) Kebersyukuran dan Kepuasan Hidup pada Tukang Ojek. Jurnal Psikologi, 8(1), 41-45

Subandi, M.A .(2013). Psikologi Agama dan Kesehatan Mental. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Saputro, I., Nashori, F., & Sulistyarini, I. (2018). Efektivitas pelatihan koping religius terhadap resiliensi pada family caregiver penyakit kanker. Naskah Publikasi. Yogyakarta: UII

Thouless. (2000) . Pengantar Psikologi Agama.Terjemahan. Jakarta : Rajawali Press

Urbayatun.(2012). Peran Dukungan Sosial, Koping Religius-Islami Dan Stress Terhadap Pertumbuhan Pasca Trauma (Posttraumatic Growth) Pada Penyintas Gempa Yang Mengalami Cacat Fisik. (Disertasi .Tidak Dipublikasikan). Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Downloads