Studi antara efikasi diri dan minat karir terhadap efektivitas bimbingan karir

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30738/spirits.v11i1.8534

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan efikasi diri dan minat karir terhadap efektifitas bimbingan karir pada siswa vokasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII sejumlah 180 orang. Penelitian kali ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dan instrumen yang digunakan terbagi menjadi tiga skala yaitu skala bimbingan karir, efikasi diri, dan minat karir. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kuantitaif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan minat karir terhadap bimbingan karir dengan nilai R sebesar 0,691. Sumbangan efektif variabel  efikasi diri  minat karir terhadap efektifitas bimbingan karir sebesar 47,8% dengan koefisien determinan (R Square) sebesar 0,478. Sedangkan secara simultan diperoleh efikasi diri memberikan sumbangan terhadap bimbingan karir sebesar 47,6% dan minat karir memberikan sumbangan sebesar 0,15%. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dan minat karir terhadap efektifitas bimbingan karir pada siswa vokasi.

References

Alfaiz., Daharnis.,& Syahniar. (2013). Kontribusi efikasi diri dan konsep diri terhadap kesiapan arah

karir pada mahasiswa. Konselor Jurnal Ilmiah Konseling, 2(1), 231-238

Azwar, S. (2010). Penyusunan skala psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bandura, A. (1997). Self efficacy: the exercise of control. New York: Freeman.

Buchori, S., & Ilfiandra. (2015). Efektifitas bimbingan karier untuk peningkatan core work skills mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling, 1(1),58-65.

Ghozali, I. (2005).Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hadi, S. (2000). Metodologi Research. Yogyakarta: Andi Offset.

Hastjarjo & Widyaningrum. (2016). Pengaruh bimbingan karier terhadap efikasi diri dalam

pengambilan keputusan karier pada siswa. Gadjah Mada Journal Of Psychology, 2(2), 86-100.

Holland, J. L. (1997). Making vocational choices: A theory of vocational personalities and work

environments (3rd ed.). Odessa: Psychological Assessment Resources.

Kurniawati, A., & Arief, S. (2016). Pengaruh efikasi diri, minat kerja, dan bimbingan karir terhadap kesiapan kerja siswa smk program keahlian akuntansi. Economic Education Analysis Journal,5(1), 363-376.

Laila, Vinie dkk. (2019). Layanan bimbingan karir dan efikasi diri terhadap kematangan karir siswa SMK. Jurnal Psikologi Poseidon, 1, 17-26.

Munandir. (1996). Program Bimbingan Karir Di Sekolah. Jakarta: Depdiknas..

Rahma, U. (2010). Bimbingan Karir Siswa. Malang: UIN Maliki Press

Santrock, J.W. (2013). Life span development 13th ed (terjemahan Chusairi, A., & Damanik, J). Jakarta: Erlangga.

Setyowati, E. (2015). Hubungan efektivitas bimbingan karir dan orientasi masa depan dengan keputusan karir remaja. (Tesis tidak dipublikasikan). Surakarta: Pascasarjana Universitas Muhammadiyah.

Walgito, B. (2010). Bimbingan Dan Konseling (Studi & Karier). Yogyakarta: Andi Offset.

Widyastuti, J. (2013). Pengaruh self efficacy dan dukungan sosial keluarga terhadap kemantapan pengambilan keputusan karir siswa. Jurnal BK UNESA, 3(1), 231-238.

Woofolk, A. & Margetts, K. (2009). Educational Psychology: Active Learning 10th ed (terjemahan Soetjipto, H., & Mulyantini, S). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Downloads