Aplikasi infrared proximity sensor untuk wastafel otomatis di area bengkel PVTM

Penulis

  • Alfath Khaharsyah
  • Dianna Ratnawati Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Nurcholish Arifin Handoyono

Abstrak

Budaya 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan) merupakan upaya pencegahan penularan virus covid-19. Disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan khususnya cuci tangan akan semakin terbantu dengan tersedianya fasilitas wastafel cuci tangan di lab PVTM. Terlebih dalam memudahkan seseorang mencuci tangan pemanfaatan wastafel otomatis akan menjadi alternatif solusi dalam peningkatan gerakan budaya disiplin mencuci tangan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan wastafel otomatis berbasis infrared proximity sensor. Jenis penelitian ini adalah pengembangan (Research and Development). Desain penelitian yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE  dengan tahapan meliputi lima langkah, yaitu: (1) Analysis (Analisis); (2) Design (Desain); (3) Development (Pengembangan); (4) Implementation (Implementasi); dan (5) Evaluation (Evaluasi). Bahan yang dibutuhkan diantaranya PCB rangkaian komparator, infrared proximity sensor, keran, bak wastafet set, elektrik pump, kabel, dan baterai litium. Hasil penelitian berupa produk “wastafel otomatis berbasis infrared proximity sensor” yang diterapkan di bengkel PVTM UST. Sedangkan luaran tambahan berupa publikasi artikel pada Jurnal dan HKI. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi teknologi alternatif dalam memudahkan proses cuci tangan sehingga disiplin protokol kesehatan covid-19 menjadi kebudayaan dilingkungan kampus dan masyarakat.

Biografi Penulis

Dianna Ratnawati, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Sinta ID: 6037521

Scopus ID: 57209474148 

Google Scholar: Dianna Ratnawati

 

Diterbitkan

2021-12-31