Strategi pelaksanaan praktik industri terhadap ketepatan waktu pada mahasiswa

Anggri Sekar Sari(1*), Endang Wani Karyaningsih(2)
(1) Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
(2) Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
(*) Corresponding Author
DOI : 10.30738/jtv.v8i1.6128

Abstract

Kebijakan program peningkatan kelulusan tepat waktu di Perguruan Tinggi menghasilkan strategi pelaksanan Praktik Industri. Pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh strategi pelaksanaan PI terhadap ketepatan penyelesaian PI pada mahasiswa prodi PKK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode expostfacto. Subjek penelitian adalah mahasiswa prodi PKK angkatan 2015/2016 dengan sampel sebanyak 54 mahasiswa. Hasil uji validitas diperoleh 5 item dinyatakan tidak valid dan digugurkan karena setiap  item pada sudah terpenuhi. Hasil uji reliabilitas diperoleh bahwa 0,956 > 0,7, dengan tingkat inteprestasi sangat tinggi. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas diperoleh bahwa 0,317 > 0,05 sehingga data yang diperoleh berdistribusi normal. Sedangkan uji linieritas sebesar 0,377 > 0,05 yang berarti model regresi linear. Pengujian selanjutnya yaitu uji koefisien determinasi diperoleh bahwa F hitung (146,571) lebih besar dari pada F tabel (4,03) dimana p < 0,05. P= 0,000 < 0,05 sehingga disimpulkan bahwa strategi PI secara serentak berpengaruh terhadap ketepatan waktu PI. Uji  t sebagai uji hipotesis diperoleh bahwa p yaitu 0,000 < 0,05. Nilai probabilitas t-hitung sebesar 0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi PI secara simultan dan parsial mempengaruhi ketepatan waktu  PI pada mahasiswa.


ABSTRACT

Program policies for increasing ontime graduates in tertiary institutions result in the implementation of Industry Practice (IP) strategies. In this study to determine the effect of IP implementation strategy on IP ontime for Family Welfare Education (FWE) study program students. This research uses a quantitative approach with the exposfacto method. The research subjects were students of the 2015/2016 FWE study program with a sample of 54 students. The validity test results obtained by 5 items declared invalid and aborted because each item in has been fulfilled. The reliability test results obtained that 0.956> 0.7, with a very high level of interpretation. Prerequisite test analysis using the normality test was obtained that 0.317> 0.05 so that the data obtained were normally distributed. While the linearity test of 0.377> 0.05, which means the linear regression model. The next test is the coefficient of determination test obtained that the calculated F (146.571) is greater than the F table (4.03) where p <0.05. P = 0,000 <0.05. T test as a hypothesis test found that p is 0,000 <0.05 and the calculated probability value of 0,000. So it was concluded that the IP strategy simultaneously and partially affected the IP ontime for students.

Keywords


praktik industri; strategi pelaksanaan; ketepatan waktu; industry practices; implementation strategies; ontime

References


Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian pendidikan. PT Rineka Cipta.

Dewi, S. P., Dantes, G. R., & Indrawan, G. (2018). Evaluasi usability pada aspek satisfaction menggunakan teknik kuesioner pada sistem LMS program keahlian ganda. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 15(1). https://doi.org/10.23887/jptk-undiksha.v15i1.13028

Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan. (2013). Prakerin sebagai bagian dari pendidikan sistem ganda. Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dudai, N., Tsion, I., Shamir, S. Z., Nitzan, N., Chaimovitsh, D., Shachter, A., & Haim, A. (2018). Agronomic and economic evaluation of Vetiver grass (Vetiveria zizanioides L.) as means for phytoremediation of diesel polluted soils in Israel. Journal of Environmental Management, 211(2), 247–255. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2018.01.013

Hamalik, O. (2010). Kurikulum dan pembelajaran. Bumi Aksara.

Hargiyarto, P. (2010). Kesesuaian materi kegiatan industri mitra dengan kompetensi keahlian pada program praktik industri Mahasiswa Jurdiknik Mesin Fakultas Teknik UNY. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 19(1), 61–80. https://doi.org/10.21831/JPTK.V19I1.7722

Kananto, A. (2015). Efektivitas pelaksanaan praktek kerja industri kelas XI di SMK Marsudi Luhur I Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.

Karyaningsih, E. W., & Sari, A. S. (2019). Strategi pelaksanaan praktek industri pada mahasiswa PKK UST melalui analisis SWOT. Wacana Akademika, 3(2), 119–132. https://doi.org/10.30738/wa.v3i2.4173

Moore, G. (2003). The sixteen theorems of SAE. The Agricultural Education Magazine, 20–21.

Ogbuanya, T. C., & Education, V. (2012). Technical, vocational education and training (TVET) and the challenges of youth employment for global workplace. Journal of Educational Review, 5(4), 543–552.

Pramusinto, H., Murniawaty, I., & Bowo, P. A. (2017). Evaluasi program ontime graduation Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Semarang. PROMOSI: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi, 5(2). https://doi.org/10.24127/ja.v5i2.1211

Priyanto, L. S., & Priyanto, S. (2014). Korelasi bimbingan praktik kerja industri dan prestasi praktik kerja industri dengan minat bekerja pada siswa kelas xii bidang keahlian tektik mekanik otomotif SMK Tamansiswa Jetis Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014. Jurnal Taman Vokasi, 2(1), 76–77. https://doi.org/10.30738/jtv.v2i1.244

Sari, A., & Mariah, S. (2019). Gaps in VHS graduate followership skills against labor needs in industry. Journal of Physics: Conference Series, 1273(1), 012037. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1273/1/012037

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for managers: A skill-building approach.

Septianto, A. (2012). Persepsi penguasaan soft skill mahasiswa jurusan pendidikan teknik otomotif sesuai dengan kebutuhan dunia usaha/industri ditempat praktik industri [Universitas Negeri Malang]. http://repository.um.ac.id/43754/

Siswanto, B. T. (2013). Model penyelenggaraan work-based learning pada pendidikan vokasi Diploma III Otomotif. Jurnal Pendidikan Vokasi, 2(1). https://doi.org/10.21831/jpv.v2i1.1013

Sudjimat, D. A. A. (2011). Kecakapan kemampu-kerjaan siswa SMK bertaraf internasional dan pengembangannya dalam pembelajaran. Jurnal Ilmu Pendidikan, 17(4), 279–286. https://doi.org/10.17977/jip.v17i4.2730

Sugiyono. (2006). Statistika untuk penelitian. CV. Alfabeta.

The Danish Ministry of Education. (2014). Improving vocational education and training – overview of reform of the danish vocational education system. The Danish Ministry of Education. http://hdl.voced.edu.au/10707/321567

Tim Program Studi PKK. (2015). Pedoman pelaksanaan praktik industri. Prodi PKK.


Article Statistic

Abstract view : 50 times
PDF (Bahasa Indonesia) views : 77 times

The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Taman Vokasi