Pengaruh ukuran butir serbuk arang tempurung kelapa terhadap tingkat kekerasan material aluminium 6061 pada proses pack carburizing

Authors

  • Ahmad Saepuddin Universitas Islam Raden Rahmat
  • Talifatim Machfuroh Universitas Islam Raden Rahmat Malang
  • Ahmad Zainul Safitri Universitas Islam Raden Rahmat Malang

DOI:

https://doi.org/10.30738/jtv.v8i2.8414

Keywords:

Aluminium 6061, pack carburizing, ukuran serbuk

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran serbuk arang batok kelapa terhadap tingkat kekerasan aluminium 6061 pada proses pack carburizing. Variasi ukuran serbuk arang batok kelapa sebagai sumber karbon pada penelitian ini adalah 40 Mesh, 60 Mesh, dan 80 Mesh. Suhu yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5000C dengan waktu penahanan 45 menit, pemanasan menggunakan oven pemanas nabertherm, kemudian dilakukan quenching dengan air kelapa muda. Pada pengujian aluminium 6061 dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan carburizing, pengujian yang dilakukan yaitu uji kekerasan mikro Vickers menggunakan EW-412AAT, uji struktur mikro dan ketebalan lapisan karbon menggunakan mikroskop metalurgi merk Nikon Japan 59520. Hasil penelitian menunjukan nilai kekerasan aluminium 6061 tanpa perlakuan sebesar 60.37 VHN. Setelah perlakuan carburizing didapatkan nilai kekerasan 34.17, 50.34, dan 33.96 VHN. Hasil menunjukan penurunan nilai kekerasan pada aluminium 6061 setelah diberi perlakuan carburizing, penyebab penurunan nilai kekerasan dikarenakan berubahnya struktur mikro dari aluminium 6061 setelah perlakuan carburizing dibandingkan dengan raw material. Hasil foto mikro menunjukkan spesimen setelah di carburizing didominasi oleh fasa tidak stabil yang homogen fasa ini menjadi faktor penyebab menurunnya nilai kekerasan.

References

Surdia, T. & Saito, S. 2013. Pengetahuan Bahan Teknik. Jakarta: PT. Balai Pustaka.

Kuswanto, B. 2010. Pengaruh Perbedaan Ukuran Butir Arang Batok Kelapa-Barium Karbonat Terhadap Peningkatan Kekerasan Permukaan Material Baja ST 37 Dengan Proses Pack Carburizing. Tesis. Universitas Diponegoro. Semarang.

Robbina, A. Mochammad. 2012. Perbandingan Nilai Kekerasan dan Struktur Mikro Akibat Variasi Katalis pada Proses Carburizing Baja S45C. Skripsi. Universitas Negeri Semarang. Semarang.

Shaifudin, A., Istiasih, H. & Mufarrih, A. 2018. Optimalisasi Difusi Karbon Dengan Metode Pack Carburizing Pada Baja ST 42. Jurnal Mesin Nusantara 1(1): 27-34

Mujiyono, M. dan Sumowidagdo, L. Arianto. 2008. Meningkatkan Efektifitas Karburasi Padat pada Baja Karbon Rendah dengan Optimasi Ukuran Serbuk Arang Batok kelapa. Jurnal Teknik Mesin 10(1): 8-14

Wiryosumarto, H. Dan Okumura T. 2000. Teknologi Pengelasan Logam. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Darsono, B. Febri. 2017. Pengaruh Perlakuan panas Case Hardening pada Aluminium paduan Seri 7075 Terhadap Sifat mekanik dan struktur Mikro. Skripsi. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Farapti dan Sayogo, S. 2014. Air Kelapa Muda-Pengaruhnya terhadap Tekanan Darah. Jurnal Kesehatan 41(12): 896-900

Saputra, H., A. Syarif, Y. Maulana. 2014. Analisa Pengaruh Media Pendingin Terhadap Kekuatan Tarik Baja ST 37 Pasca Pengelasan Menggunakan Las Listrik. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Unlam 3(2): 91-98

Matien, A. Yahya. 2016. Pengaruh Media Pendingin Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan dan Laju Korosi pada Hardening Baja Karbon Sedang. Skripsi. Universitas Negeri Semarang. Semarang.

Published

2020-12-31

Issue

Section

Artikel