Pengembangan YouTube Sebagai Bahan Belajar Mandiri pada Subjek Pertidaksamaan Linear Satu Variabel Tingkat SMP

Authors

  • Cici Naftalie Alleztin Pambudi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • I Nyoman Arcana Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Zainnur Wijayanto Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

DOI:

https://doi.org/10.30738/union.v9i1.9494

Keywords:

YouTube, Bahan Belajar Mandiri, Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

Abstract

ABSTRAK

 Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan YouTube dalam bentuk video sebagai bahan belajar mandiri pada materi pertidaksamaan linear satu variabel dan mengetahui kelayakannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yang melalui 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Pandak dengan subyek peserta didik kelas VII E sebanyak 26 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket respon peserta didik dan tes hasil belajar. Hasil penelitian ini adalah produk video pembelajaran matematika yang disajikan melalui YouTube dengan nama akun “Cinta Matematika Kuyâ€. Penilaian dari ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa pengembangan YouTube sebagai bahan belajar mandiri masuk dalam kategori sangat valid dengan nilai rata-rata sebesar 4,57. Hasil korelasi antara angket respon peserta didik dengan tes hasil belajar juga menunjukkan ada hubungan yang sangat kuat Sehingga, video YouTube yang dikembangkan layak untuk digunakan.

 

ABSTRACT

 This study aims to develop YouTube in the form of video as independent study material on one variable linear inequality and determine its feasibility. The method used in this research is a research and development method with the ADDIE development model through 5 stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The research was conducted at SMP Negeri 2 Pandak with 26 students as the subject of class VII E. Data collection techniques used student response questionnaires and learning outcomes tests. The result of this research is a mathematics learning video product that is presented through YouTube under the account name "Cinta Matematika Kuy". Assessments from media experts and material experts show that the development of YouTube as an independent learning material falls into the very valid category with an average value of 4.57. The results of the correlation between the student response questionnaire and the learning outcome test also showed a very strong relationship. Thus, the YouTube video developed was feasible to use.

Author Biographies

Cici Naftalie Alleztin Pambudi, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Pendidikan Matematika, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

I Nyoman Arcana, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Pendidikan Matematika, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Zainnur Wijayanto, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Pendidikan Matematika, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

References

Aisiyah, S. (2021). Peningkatan Kualitas Sistem Pembelajaran Jarak Jauh Di SDN Wonokasian 2 Wonoayu Sidoarjo Melalui Penggunaan Media Video Pembelajaran. Educatif Journal of Education Research, 3(2), 102–106. https://doi.org/10.36653/educatif.v3i2.72

Arcana, I. N., & Pardimin. (2020). Studi Kelayakan Produk Model ADDIE. Samudra Biru.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta, Cet. Ke-13.

Jumrawarsi, J., & Suhaili, N. (2020). Peran Seorang Guru Dalam Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Kondusif. Ensiklopedia Education Review, 2(3), 50–54.

Kemendikbud, R. I. (2020). Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19: Satuan Pendidikan di Zona Kuning, Oranye dan Merah Dilarang Melakukan Pembelajaran Tatap Muka.

Kusumaningrum, B., Kuncoro, K. S., Arigiyati, T. A., & Trisniawati. (2020). Pendampingan Orangtua Dalam Pembelajaran Daring Di Sekolah Dasar: EvaluasiPembelajaran Daring Selama Masa Pandemi Covid-19. Inventa: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2), 142–150. https://doi.org/10.36456/inventa.4.2.a2607

Lasabuda, N. E. (2017). Pengembangan Media Youtube Dalam Pembelajaran Matematika (Suatu Penelitian Di SMK Kesehatan Bakti Nusantara Gorontalo). Jurnal Riset Dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan, 2(2), 270–275.

Mahnun, N. (2018). Implementasi pembelajaran online dan optimalisasi pengelolaan pembelajaran berbasis online di Perguruan Tinggi Islam dalam mewujudkan World Class University. IJIEM: Kajian Teori Dan Hasil Penelitian Pendidikan, 1(1), 29–36.

Pakpahan, R., & Fitriani, Y. (2020). Analisa Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Tengah Pandemi Virus Corona Covid-19. JISAMAR (Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Researh), 4(2), 30–36.

Pambudi, R., Afghohani, A., & Farahsanti, I. (2018). Pengaruh Media Video Youtube Terhadap Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas X SMK Negeri 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2017 / 2018. Jurnal Pendidikan, 28(2), 175–182.

Purwanto, A., Pramono, R., Asbari, M., Hyun, C. C., Wijayanti, L. M., & Putri, R. S. (2020). Studi Eksploratif Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online di Sekolah Dasar. EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling, 2(1), 1–12.

Saifulloh, A. M., & Darwis, M. (2020). Manajemen Pembelajaran dalam Meningkatkan Efektivitas Proses Belajar Mengajar di Masa Pandemi Covid-19. Bidayatuna: Jurnal Pendidikan Guru Mandrasah Ibtidaiyah, 3(2), 285–312.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Suhairi, S., & Santi, J. (2021). Model Manajemen Pembelajaran Blended Learning Pada Masa Pandemi Covid-19 (Penelitian Di SMP Negeri 01 Kisam Ilir Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan). Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(4). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i4.2472

Downloads

Published

2021-03-30

Issue

Section

Artikel