Studi Kasus: Peran Orang Tua dalam Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Seruma

Penulis

  • Kristi Wardani Universitas Negeri Yogyakarta - UNY
  • Siti Irene Dwiningrum

DOI:

https://doi.org/10.30738/wa.v5i1.6409

Kata Kunci:

Case Study, parents, inclusive education, primary schools

Abstrak

This qualitative research with case studies aims to analyze the role of parents in inclusive education at SD SERUMA Sleman. This type of research is qualitative with a case study design. In accordance with the research design, the subject was Seruma Elementary School in Sleman Regency. Collecting data using interview and documentation techniques. The validity of the data was done by confirming the results of observations and interview documents. The data credibility test is done by extending observations, increasing persistence, and references. The results showed that the role of parents in inclusive education is implemented in a participatory and collaborative manner. The positive role of parents can have a strong influence on the implementation of inclusive schools. These results indicate that the role of parents and schools and teachers to be involved in the process of implementing inclusive education is very supportive of the creation of better and meaningful inclusive learning.

Biografi Penulis

Kristi Wardani, Universitas Negeri Yogyakarta - UNY

PGSD FKIP UST

Referensi

Anafiah, S., & Andini, D. W. (2018). Pelaksanaan Pendidikan Inklusi di SD Tumbuh 2 Yogyakarta. Wacana Akademika, 2(1), 73-84.

Andini, D. W. (2016). “Differentiated Instructionâ€: Solusi Pembelajaran dalam Keberagaman Siswa di Kelas Inklusif. Trihayu, 2(3), 259034.

Andini, D. W., Rahayu, A., Budiningsih, C. A., & Mumpuniarti, M. (2018). Pandangan Kepala Sekolah Mengenai Pendidikan Inklusif dan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar DIY. Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 2(2), 247-250.

Bai, M. A. L., & Suprojo, A. (2019). Pembangunan Sumber Daya Manusia Dalam Mewujudkan Persamaan Hak Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jisip: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 8(1), 46-51.

Badiah, L. I. (2017, August). Urgensi Bimbingan Dan Konseling Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di Sekolah Inklusi. In Seminar Nasional Bimbingan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (Vol. 2).

Christenson, S. L. (2004). The family-school partnership: An opportunity to promote the learning competence of all students. School Psychology Review, 33(1), 83-104.

Creswell, J. W., Hanson, W. E., Clark Plano, V. L., & Morales, A. (2007). Qualitative research designs: Selection and implementation. The counseling psychologist, 35(2), 236-264.

Darlis, A. (2017). Hakikat Pendidikan Islam: Telaah Terhadap Hubungan Pendidikan Informal, Non Formal dan Formal. Jurnal Tarbiyah, 24(1).

Hoover-Dempsey, K. V., Walker, J. M., Sandler, H. M., Whetsel, D., Green, C. L., Wilkins, A. S., & Closson, K. (2005). Why do parents become involved? Research findings and implications. The elementary school journal, 106(2), 105-130.

Daerah Istimewa Yogyakarta. (2013). Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 21 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif. Retrieved from https://peraturan.bpk.go.id/Home/Detail s/21464

Darmono, A. (2015). Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial, 9(1), 141-161.

Dewi, N. K. (2017). Peran Orang Tua Pada Paud Inklusi. Jurnal Indria (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal), 2(1).

Dulisanti, R. (2015). Penerimaan Sosial Dalam Proses Pendidikan Inklusif (Studi Kasus Pada Proses Pendidikan Inklusif di SMK Negeri 2 Malang). IJDS: Indonesian Journal of Disability Studies, 2(1).

Harthanti, D. (2015). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Inklusi Berbasis Ketahanan Sosial (Studi Kasus di SMP Negeri 04 SelongKabupaten Lombok Timur). Educatio, 10(1), 84-100.

Hill, N. E., & Taylor, L. C. (2004). Parental school involvement and children's academic achievement: Pragmatics and issues. Current directions in psychological science, 13(4), 161-164.

Hughes, J., & Kwok, O. M. (2007). Influence of student-teacher and parent-teacher relationships on lower achieving readers' engagement and achievement in the primary grades. Journal of educational psychology, 99(1), 39.

Ikhwan, A. (2013). Optimalisasi Peran Masjid Dalam Pendidikan Anak: Perspektif Makro Dan Mikro. Edukasi: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 1-16.

Indriyany, I. A. (2015). Pelayanan Publik dan Pemenuhan Hak Difabel: Studi tentang Layanan Pendidikan Inklusif Melalui Kasus Pemindahan Difabel dari Sekolah Reguler ke Sekolah Luar Biasa di Yogyakarta. INKLUSI Journal of Disability Studies, 2(1), 1-20.

Istiningsih, S. (2020, September). Kreatifitas Guru dalam Mengajar di Sekolah Inklusi. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Inklusif (Vol. 1, No. 1, pp. 39-44).

Jauhari, M. N. (2017a). Pengembangan Sekolah Inklusif Dengan Menggunakan Instrumen Indeks For Inclusion. Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 13(23), 18-27.

Jauhari, A. (2017b). Pendidikan Inklusi sebagai Alternatif Solusi Mengatasi Permasalahan Sosial Anak Penyandang Disabilitas. IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching, 1(1).

Kusmarni, Y. (2012). Studi Kasus. UGM Jurnal Edu UGM Press.

Mumpuniarti, M., Budiningsih, C. A., Andini, D. W., & Rahayu, A. (2019). Perspective parents toward students diversity in inclusive education elementary school. Jurnal Prima Edukasia, 7(2), 139-149.

Ra’is, D. U. (2018). Peta Inklusi Sosial dalam Regulasi Desa. Reformasi, 7(2).

Roqib, M. (2009). Ilmu Pendidikan Islam; Pengembangan Pendidikan Integratif di Sekolah, Keluarga dan Masyarakat. LKIS Pelangi Aksara.

Roza, A., & Rifma, R. (2020). Perencanaan Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Majamen Sekolah Inklusif. JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar), 5(1), 61-69.

Sudarsana, I. K. (2016). Pemikiran tokoh pendidikan dalam buku lifelong learning: policies, practices, and programs (Perspektif Peningkatan Mutu Pendidikan di Indonesia). Jurnal Penjaminan Mutu, 2(2), 44-53.

Suharyanto, A. (2015). Pendidikan dan Proses Pembudayaan dalam Keluarga. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 7(2), 162-165.

Stubbs, S. (2008). Inclusive education. Where there are few resources. Oslo, The Atlas Alliance Publ.

Subianto, J. (2013). Peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam pembentukan karakter berkualitas. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 8(2).

Tarnoto, N. (2016). Permasalahan-permasalahan yang dihadapi sekolah penyelenggara pendidikan inklusi pada tingkat SD. Humanitas: Jurnal Psikologi Indonesia, 13(1), 50-61.

Tanjung, B. S., & Megaiswari, M. (2019). Dukungan orangtua terhadap prestasi anak tunanetra di Sekolah Inklusi. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 7(2), 73-77.

Tejaningrum, D. (2017). Perspektif Orang Tua Terhadap Implementasi Pendidikan Inklusif Di Taman Kanak-Kanak. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan), 1(1), 63-90.

Umar, M. (2015). Peranan orang tua dalam peningkatan prestasi belajar anak. JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling, 1(1), 20-28.

Wati, E. (2014). Manajemen pendidikan inklusi di sekolah dasar negeri 32 kota Banda Aceh. JURNAL ILMIAH DIDAKTIKA: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 14(2).

Widyawati, R. (2017). Evaluasi Pelaksanaan Program Inklusi Sekolah Dasar. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(1), 109-120.

Wijaya, S. E. D. (2019). Manajemen Pendidikan Inklusif Sekolah Dasar. Prenada Media.

Yosiani, N. (2014). Relasi Karakteristik Anak Tunagrahita dengan Pola Tata Ruang Belajar di Sekolah Luar Biasa. E-Journal Graduate Unpar, 1(2), 111-124

Yuhety, H., Miarso, Y., & Baslemah, A. (2008). Indikator Mutu Program pendidikan Sepanjang Hayat. Jurnal Ilmiah Visi, 3(2), 150-170.

Zakiyudin, A. (2018). Manajemen Pembelajaran Siswa Inklusi Di SDIT Wirausaha Indonesia. Cakrawala-Jurnal Humaniora, 18(2), 273-278.

Unduhan

Diterbitkan

16-05-2021

Terbitan

Bagian

Artikel