Evaluasi implementasi bimbingan teknologi informasi dan komunikasi dalam Kurikulum 2013 di SMA

Suprihatin Suprihatin

Abstract


Penelitian ini digunakan untuk mengetahui kesesuaian implementasi Bimbingan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BTIK) di SMA Negeri 1 Yogyakarta berdasarkan 11 (sebelas) uraian tugas guru TIK. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi program, dengan model evaluasi CIPP (context, input, process, product) khusus pada evaluasi proses. Analisis data menggunakan analisis dekriptif kualitatif. Hasil penelitian: (1) Perancangan BTIK bagi siswa sesuai pedoman, bagi guru cukup sesuai, bagi karyawan kurang sesuai; (2) Pelaksanaan BTIK bagi siswa sesuai pedoman; (3) Penyusunan alat ukur BTIK sesuai pedoman; (4) Pelaksanaan evaluasi sesuai pedoman. (5) Pelaksanaan analisis hasil sesuai pedoman; (6) Perancangan rencana tindak lanjut sesuai dengan pedoman; (7) Keterlibatan guru TIK sebagai pengawasan sesuai pedoman; (8) Pengembangan SIM berbasis TIK sesuai dengan pedoman; (9) Pembimbingan ekstrakurikuler sesuai pedoman; (10) Pelaksanaan pengembangan diri sesuai pedoman; dan (11) Publikasi ilmiah/karya inovatif kurang sesuai pedoman.

 

Evaluation of implementation of information and communication technology guidance (BTIK) at curriculum 2013 in SMA


Abstract

This research is used to know the conformity of the implementation of Information and Communication Technology Guidance (BTIK) in SMA Negeri 1 Yogyakarta based on 11 (eleven) job description of ICT teachers. This research is a program evaluation study, with CIPP evaluation model (context, input, process, product ) specific to process evaluation. Data analysis used qualitative decriptive analysis. Result of research: (1) The design of BTIK for students is in accordance to the guideline, for the teacher is appropriate, for the employees is less appropriate; (2) Implementation of BTIK for students is in accordance with the guidelines; (3) Preparation of BTIK measuring instruments is in accordance with the guidelines; (4) Implementation of evaluation is in accordance with the guidance. (5) Implementation of results analysis is in accordance with the guidelines; (6) The design of follow-up plans is in accordance with the guidelines; (7) The involvement of ICT teachers as guidance-based supervision; (8) Development of ICT-based SIM in accordance with the guidelines; (9) Extracurricular guidance as directed; (10) Implementation of self-development is in accordance with guidance; and (11) Scientific publications/innovative works lack guidelines.


Keywords


Evaluasi Implementasi; Evaluasi CIPP; Bimbingan TIK; SMA Negeri 1 Yogyakarta

References


Arifin, Z. (2011). Konsep dan model pengembangan kurikulum. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2009). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Daryanto, K. (2017). Pembelajaran abad 21. Yogyakarta: Gava Media.

Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 16 Tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru. Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 68 tahun 2014 tentang peran guru teknologi infomasi dan komunikasi dan guru keterampilan komputer dan pengolahan informasi dalam implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Pedoman pelaksanaan tugas guru TIK dan KKPI. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 59 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 sekolah menengah atas/madrasah aliyah. Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 60 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah Kejuruan. Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Mahmudi, I. (2011). CIPP: Suatu Model Evaluasi Program Pendidikan. At-Ta'dib, 6(1).

Nuruhidin, A., Putra, F., Pamungkas, O., Ardiyanto, H., & Saputro, D. (2018). An evaluation of powerlifting and weightlifting development program. Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research, 1(1), 1-8. doi:http://dx.doi.org/10.21831/petier.v1i1.19

Stufflebeam, D. L. (1983). The CIPP model for program evaluation. In Evaluation models (pp. 117-141). Springer, Dordrecht.

Sukardi. (2012). Evaluasi pendidikan: prinsip dan operasionalnya. Jakarta: Bumi Aksara

Widoyoko, E. P. (2009). Evaluasi program pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yusuf, F. (2008). Evaluasi program dan instrumen evaluasi untuk program pendidikan dan penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.




DOI: http://dx.doi.org/10.30738/wd.v6i1.3361

DOI (FULLTEXT PDF (Bahasa Indonesia)): http://dx.doi.org/10.30738/wd.v6i1.3361.g2332

Article Metrics

Abstract view : 430 times
FULLTEXT PDF (Bahasa Indonesia) - 126 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/wd.

 

Wiyata Dharma Stats