Implementasi model pendekatan tutor sebaya sebagai upaya meningkatkan motivasi dan prestasi belajar teknologi informasi dan komunikasi (tik) pada siswa kelas VIII

Main Article Content

Ari Wardhani
Samsi Haryanto

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) Implementasi model peer tutor untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar pada pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), (2) Kelebihan dan kekurangan Model Peer Tutor untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar pelajaran TIK, (3) Efektivitas Model Peer Tutor untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar pelajaran TIK pada semester kedua tahun 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model Peer Tutor, yang ada tahapan dalam setiap langkahnya. Keempat tahap tersebut adalah perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes writting, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi siswa telah mencapai kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti. Berdasarkan kuesioner yang diharapkan motivasi siswa pada akhir siklus ke 2, meningkat dibandingkan dengan siklus I. Ada 70,6% siswa mendapat kriteria “Very Highâ€. Sementara untuk aspek pencapaian siswa rata-rata skor rata-rata 86 pada akhir siklus ke 2 dan ada 94,1% siswa mencapai Kriteria Kelengkapan Minimum. Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses pembelajaran TIK dengan menerapkan Model Peer Tutor telah terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, dan prestasi belajar di kelas VIII E SMP Negeri 9 Yogyakarta.

 

Implementation of Peer Tutor Model as Efforts to Improve Motivation and Learning Achievement of Information and Communication Technology (ICT) in Class VIII of Yunior Hight School 9 Yogyakarta


Abstract

The purpose of this research is to describe (1) The implementation of peer tutor model to improv motivation and learning achievement at Information and Communication Technology (ICT) lesson, (2) The advantages and disadvantages Of Peer Tutor Model to improv motivation and learning achievement of ICT lesson, (3) The effectiveness of Peer Tutor Model to improv motivation and learning achievement of ICT lesson at the second semester of 2016/2017. This study is a Classroom Action Research which the aim was to improve the learning process quality. This study used Peer Tutor model, that there were for stages in every step. The four stage were planning, implementation, observation, and reflection. The data were collected throught observation, writting tests, interviews, questionnaires, and documentation. The results of the study showed the student motivation had achieved the criteria that had been determined by the researcher. Based on the questionnaires that student motivation acpect at the end of 2nd cycle, increased comparing to 1st cycle. There were 70,6% students got “Very High†criterion. Meanwhile, for the student achievement aspect the scorem average was 86 at the end of 2ndCycle and there were 94,1% students reached the Minimum Completeness Criteria. Conclusion of this research was the ICT learning process by implementing Peer Tutor Model had been proved be able to improve learning motivation, learning achievement in class VIII E SMP Negeri 9 Yogyakarta.

Article Details

How to Cite
Wardhani, A., & Haryanto, S. (2017). Implementasi model pendekatan tutor sebaya sebagai upaya meningkatkan motivasi dan prestasi belajar teknologi informasi dan komunikasi (tik) pada siswa kelas VIII. Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 5(2), 19–32. https://doi.org/10.30738/wd.v5i2.3370
Section
Artikel

References

Arria Djalil, dkk. (2007). Pembelajaran Kelas Rangkap Jakarta. Depdikbud

Arrand, Karen. (2014). Peer tutoring. Media & Communications. Coventry University. Artikel diambil pad tanggal 10 Januari 2017 dari https://www.beds.ac.uk/jpd/ volume- issue-1/peer-tutoring

Djamarah, S.B. (2006). Stategi Belajar Mengajar. Jakarta. Rineka Cipta

Djamarah, S.B. (2000). Guru dan Anak didik dalam interaksi Edukatif. Jakarta. Rineka Cipta

Djamarah, S.B. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta, CV Rineka Cipta

Hisyam Zaini. (2004). Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta,CTSD

Kompri. (2014). Motivasi Pembelajaran Prespektif Guru dan Siswa.Bandung. PT Remaja Offset.

M, Yamin. (2006). Metode Pembelajaran yang berhasil. Jakarta. Gaung Persada Press.

Nana Sujana. (2004). Dasar-dasar Proses Belajr Mengajar. Bandung. Sinar Baru Aglesindo.

Sardiman, AM. (2005). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta. Raja Grafindo Persada

Slameto. (2003). Belajar dan faktor - faktor yang mempengaruhinya. Jakarta. PT Rineka Cipta.

Sumradi Suryabrata. (2011). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers

Sutrisno Hadi.(1989). Metodologi Research jilid 1 & 2. Yogyakarta, Andi Offset

Uno, H.B (2008). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta. Bumi Aksara.

Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep Landasan, dan Implementasinya pada

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta. Kencana Perdana Media Group.

Yamin, M. (2006). Profesionalisasi Guru dan KBK. Jakarta. Gaung Persada Pers

Most read articles by the same author(s)

> >>