Peningkatan keterampilan berpikir kreatif dan prestasi belajar biologi melalui model penelitian

Main Article Content

Sumarsih Sumarsih
Supriyoko Supriyoko

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui peningkatan ketrampilan berpikir kreatif dan prestasi belajar melalui model Penelitian Ilmiah (scientific inquiry model) serta hambatan-hambatan yang dihadapi dan alternatif solusinya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam2 siklus yang terdiri dari planing, acting, observing dan reflecting dengan model Lewin yang ditafsirkan oleh Kemmis. Setiap siklus terdiri dari 5 kali pertemuan dengan durasi waktu 2x 45 menit pada setiap pertemuannya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari dan Maret 2017 bertempat di SMAN 1 Bantul Yogyakarta. Data yang diukur adalah keterampilan kreatif dan prestasi belajar. Model pembelajaran Penelitian Ilmiah (scientific inquiry model) dikatakan dapat meningkatkan ketrampilan kreatif  jika tingkat kemampuan berpikir kreatif mencapai 70-80 (Baik) dan mencapai prosentase 85% tuntas belajar (>75). Hasil dari penelitian ini adalah  hasil tes ulangan harian siswa pada Sistem Respirasi (Siklus I) dan Sistem Ekskresi (Siklus II) mengalami peningkatan dari 81.00 menjadi 87.32. Kemampuan kreatif siswa pada siklus I dan II mengalami peningkatan yang cukup pesat. Pada siklus I terdapat 45 % siswa mempunyai ketrampilan kretaif sangat baik, 50 % siswa baik dan 5% cukup. Pada siklus II sudah tidak terdapat lagi katagori ketrampilan kreatif cukup. Yang terjadi pada siklus II adalah ketrampilan kreatif sangat baik sebanyak 90% dan 10 % untuk katagori baik. Hambatan yang dialami siswa dalam tahap menyusun kerangka pikir untuk menentukan hipotesis penelitian (tahap Iluminasi). Solusi yang diberikan adalah dengan memberikan bimbingan intensif di luar jam pembelajaran.


 


Improving the creative thinking skill and learning achievement results through the scientific inquiry model


 


Abstract: The objective of the research is to know the increase in creative thinking skills and learning achievement results from the scientific inquiry model and the obstacle faced and alternative solutions. This research is a classroom action research which is done in 2 cycles consisting of planning, acting, observing and reflecting using the Lewin model translated by Kemmis. Each cycle consists of 5 meetings per per-meeting is 90 minutes long. The Research is carried out in Februari and March 2017 in SMAN 1 Bantul Yogyakarta. Data measured is a creative skill and learning achievement. The scientific inquiry model enables to improve the creative skills if the level of creative thinking ability reaches 70-80 and getting the percentage of 85% learning pass from 75. The result of the research is the formative test of the cycle I (respiratory system) and cycle II (excretory system) which is increasing from 81.00 to 87,32. The creative thinking ability of students in cycles I and II also show an increase sharply. In cycle I, 45 % of students have a very good creative ability, 50% of students gain good and 5% get enough. In cycle II there is not any student at the level of sufficient. What really happens is there are 90% of students reach the level of very good creative ability and 10% get good. The hindrance experienced by students is the time of arranging thinking-frame to decide the research hypothesis. The solution is given by guiding them intensively outside the class meeting.

Article Details

How to Cite
Sumarsih, S., & Supriyoko, S. (2022). Peningkatan keterampilan berpikir kreatif dan prestasi belajar biologi melalui model penelitian. Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 8(2). Retrieved from https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/wd/article/view/3716
Section
Artikel
Author Biography

Sumarsih Sumarsih, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Research and Evaluation of Education

Most read articles by the same author(s)

> >>