Pengembangan instrumen penilaian karakter siswa berdasarkan ajaran Nung (Hanung)

Authors

  • Ari Dwi Harsono SMP Negeri 2 Kaliangkrik

DOI:

https://doi.org/10.30738/wd.v10i1.6503

Keywords:

Kata Kunci, Hanung, Instrumen penilaian, Karakter

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendapatkan instrumen penilain karakter nung (hanung) yang valid dan reliabel (baku). (2) untuk mengetahui tingkat karakter nung (hanung) siswa di SMP Negeri 2 Kaliangkrik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Reseach and Development). Proses pengembangan instrumen ini melalui beberapa tahap. Tahap pertama yaitu dengan melakukan kajian teori tentang karakter nung (hanung). Dari hasil kajian teori tersebut kemudian disusun kisi-kisi instrumen angket karakter hanung dan instrumen angketnya. Langkah selanjutnya yaitu dilakukan dengan uji validitas isi dengan validasi ahli dan uji keterbacaan terhadap 10 siswa. Tahap selanjutnya yaitu dengan melakukan uji coba luas sebanyak 200 siswa. Hasil dari uji coba luas dilakukan validitas konstruk dengan menggunakan analisis faktor dan uji reliabilitas. Hasil dari penelitian pengembangan ini adalah sebuah instrumen penilaian karakter nung (hanung) siswa berdasarkan ajaran Ki Hajar Dewantara yang terdiri dari 39 item dengan 11 indikator yaitu (1) Tahan uji dari masalah, (2) Pantang menyerah, (3) Selalu ingin maju dalam bidang akademik, (4) Tekun, (5) Kreatif, (6) Inovatif, (7) Mempunyai motivasi tinggi, (8) Tidak mudah putus asa, (9) Semangat untuk mencapai tujuan, (10) Tabah, (11) Mencari sesuatu yang baru. Instrumen penilaian karakter nung (hanung) ini telah memenuhi persyaratan validitas konstruk dan reliabilitas dengan nilai alpha cronbach sebesar 0.854 (0.854 > 0.7). Sedangkan hasil pengukuran tingkat karakter nung (hanung) pada siswa SMP Negeri 2 Kaliangkrik Kabupaten Magelang sebanyak 200 siswa diperoleh skor rata-rata 124,44 dengan kategori tinggi.

 

The development of instrument character assessment based on the teachings of Nung (Hanung)

 

AbstractThe purposes of this study are (1) to obtain a valid and reliable (standard) nung character assessment instrument. (2) to find out the level of nung (hanung) character of students in Kaliangkrik 2 Junior High School. This research is a research and development (Research and Development). The process of developing this instrument goes through several stages. The first stage is to conduct a theoretical study of the character nung (hanung). From the results of the theoretical study, a hanung character questionnaire and its instrument questionnaire were arranged. The next step is to do the content validity test with expert validation and readability test for 10 students. The next stage is to conduct an extensive trial of 200 students. Results from extensive trials carried out construct validity using factor analysis and reliability testing. The results of this research development is an instrument of character assessment nung (hanung) students based on the teachings of Ki Hajar Dewantara consisting of 39 items with 11 indicators, namely (1) test stand from the problem, (2) Never give up, (3) Always want to progress in academic fields, (4) Diligent, (5) Creative, (6) Innovative, (7) Highly motivated, (8) Not easily discouraged, (9) Enthusiasm to achieve goals, (10) Be patient, (11) Look for something new. The Nung (hanung) character assessment instrument has fulfilled the construct validity and reliability requirements with the Cronbach alpha value of 0.854 (0.854> 0.7). While the results of the measurement of the level of the nung (hanung) character in the students of Kaliangkrik 2 Junior High School Magelang Regency, as many as 200 students obtained an average score of 124.44 with a high category.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akdon, S., & Hadi, S. (2005). Aplikasi statistika dan metode penelitian untuk administrasi dan manajemen. Dewa Ruchi.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Azwar, S. (2004). Metode penelitian. Pustaka Pelajar.

Daulay, H. P. (2004). Pendidikan Islam dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia. Penerbit Kencana.

Djaali, H., & Muljono, P. (2008). Pengukuran dalam bidang pendidikan. Grasindo.

Fajaruddin, S., Retnawati, H., Prihono, E. W., Yusron, E., & Prihatni, Y. (2021). Mungkinkah gender mempengaruhi hasil belajar barbahasa anak? Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 9(2), 127–134. https://doi.org/10.30738/wd.v9i2.12273

Fajaruddin, S., Retnawati, H., Yusron, E., & Sofyaningsih, V. (2021). Exploring the final examination test item characteristics of Pancasila and civic education. International Journal of Education and Learning, 3(3), 232–240. https://doi.org/10.31763/ijele.v3i3.435

Ferguson, G. A. (1959). Statistical analysis in psychology and education. McGraw-Hill.

Gall, M. D., Gall, J. P., Borg, W. R. D., & Gall, J. P. (2003). Educational research: An introduction (7th ed.). Pearson Education Inc.

Hair-Jr., J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2014). Multivariate data analysis. In Pearson New International Edition (7th ed.). Pearson Education Limited.

Jumiyanto, D., Haryanto, S., & Setiawan, A. (2021). Bagaimana mengembangkan instrumen alat ukur sikap kreatif siswa sekolah menengah kejuruan? Measurement In Educational Research (Meter), 1(2), 104. https://doi.org/10.33292/meter.v1i2.172

Kusaeri, K., & Suprananto, S. (2012). Pengukuran dan penilaian pendidikan. Graha Ilmu.

Lickona, T. (2004). Educating for character : how our schools can teach respect and responsibility. Bantam.

Mahdiansyah, M., & Rahmawati, R. (2014). Literasi matematika siswa pendidikan menengah: Analisis menggunakan desain tes internasional dengan konteks Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 20(4), 452–469. http://jurnaldikbud.kemdikbud.go.id/index.php/jpnk/article/view/158

Mulyani, S., & Haryanto, S. (2016). Efektivitas manajemen pendidikan karakter dalam upaya meningkatkan prestasi akademik siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Yogyakarta tahun ajaran 2014/2015. Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 4(2), 131–139. https://doi.org/10.30738/wd.v4i2.2270

Nurjani, N., & Mundilarno, M. (2016). Pembentukan karakter melalui manajemen pembiasaan di sekolah dasar islam terpadu Ihsanul Fikri Kota Magelang. Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 4(1), 47–53. https://doi.org/10.30738/wd.v4i1.2258

Purwanto, N. (2011). Evaluasi hasil belajar. Pustaka Pelajar.

Rosyadi, S. (2018). Revolusi industri 4.0: Peluang dan tantangan bagi Alumni universitas terbuka. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik.

Sudjana, N. (2010). Penilaian hasil proses belajar mengajar. PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono, S. (2016). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R & D. Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2014). Metodologi penelitian lengkap, praktis, dan mudah dipahami. PT. Pustaka Baru.

Sukardi, H. M. (2008). Evaluasi pendidikan: Prinsip dan operasionalnya. Bumi Aksara.

Sukmadinata, N. S. (2015). Metode penelitian pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Suyanto, S. (2010). Pendidikan karakter: Teori dan aplikasinya. Rineka Cipta.

Tauchid, M. (1963). Perjuangan dan ajaran hidup Ki Hajar Dewantara. Majelis Luhur Tamansiswa.

Walgito, B. (2004). Pengantar psikologi umum. Andi.

Widoyoko, E. P. (2012). Teknik penyusunan instrumen penelitian. Pustaka Pelajar.

Zubaedi, Z. (2011). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya. Kencana.

Downloads

Published

2022-10-24

How to Cite

Harsono, A. D. (2022). Pengembangan instrumen penilaian karakter siswa berdasarkan ajaran Nung (Hanung). Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 10(1), 60–71. https://doi.org/10.30738/wd.v10i1.6503

Issue

Section

Artikel

Citation Check