Pengembangan instrumen tes diagnostik three-tier multiple choice untuk mendeteksi miskonsepsi pada materi kesetimbangan kimia

Authors

  • Zakia Nuraslamia Al-fatihah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Muhammad Isnaini Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Pandu Jati Laksono Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.30738/wd.v9i1.9972

Keywords:

, Kesetimbangan Kimia, Miskonsepsi, Tes Diagnostik Three-Tier Multiple Choice

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan, mengetahui kelayakan, serta mengetahui respon peserta didik terhadap instrumen tes diagnostik threetier multiple choice yang telah dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research & Development). Desain penelitian yang digunakan adalah desain dari Borg & Gall, namun hanya sampai pada tahap ke tujuh. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Palembang tahun ajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, lembar validasi, dan tes. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil uji validitas oleh lima validator ahli menunjukkan hasil sebesar 0,90. Reliabilitas soal yang dikembangkan sebesar 0,882 (reliabel). Produk akhir terdiri atas 6 soal berkategori mudah, 9 soal berkategori sedang, dan 5 soal berkategori sukar. Soal tes memiliki daya beda dengan kategori 2 soal cukup baik, 5 soal baik, dan 13 soal baik sekali.

 

Development of a three-tier multiple-choice diagnostic test instrument to detect misconceptions in chemical equilibrium materials

 

Abstract; This study aims to produce, determine the feasibility, and determine the response of students to the three-tier multiple-choice diagnostic test instrument that has been developed. The research method used is research and development (Research & Development). The research design used was the design from Borg & Gall, but only reached the seventh stage. The subjects of this study were students of class XI SMA Muhammadiyah 1 Palembang for the 2019/2020 school year. Data collection techniques used were interviews, questionnaires, validation sheets, and tests. Meanwhile, the data analysis technique used qualitative analysis and quantitative analysis. The results of the validity test by five expert validators showed a result of 0.90. The reliability of the questions developed was 0.882 (reliable). The final product consists of 6 easy category questions, 9 medium category questions, and 5 difficult category questions. The test questions have a different power with category 2 questions quite good, 5 good questions, and 13 very good questions.

Author Biography

Pandu Jati Laksono, Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Fakultas Ilmu tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang

References

Abraham, M. R., Grzybowski, E. B., Renner, J. W., & Marek, E. A. (1992). Understandings and misunderstandings of eighth graders of five chemistry concepts found in textbooks. Journal of Research in Science Teaching, 29(2), 105–120. https://doi.org/10.1002/tea.3660290203

Aiken, L. R. (1985). Three coefficients for analyzing the reliability and validity of ratings. Educational and Psychological Measurement, 45(1), 131–142. https://doi.org/10.1177/0013164485451012

Akbar, Z. D., Herdini, H., & Abdullah, A. (2019). Identifikasi miskonsepsi materi kesetimbangan kimia menggunakan tes diagnostik pilihan ganda tiga tingkat (three-tier multiple choice) pada peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 2 Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Kimia Universitas Riau, 4(1), 1. https://doi.org/10.33578/jpk-unri.v4i1.7082

Allen, M. J., & Yen, W. M. (2001). Introduction to measurement theory. Waveland Press, Inc.

Arikunto, S. (2016). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (5th ed.). Bumi Aksara.

Borg, W. R., & Gall, M. D. (1983). Educational research: An introduction. Longman.

Depdiknas. (2009). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas.

Dewati, D., Hadiarti, D., & Fadhilah, R. (2016). Pengembangan instrumen penilaian tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat untuk mengukur hasil belajar siswa materi hidrokarbon di SMA 10 Negeri Pontianak. AR-RAZI Jurnal Ilmiah, 4(2), 23–32. https://doi.org/10.29406/arz.v4i2.671

Frisbie, D. A. (2005). Measurement 101: Some fundamentals revisited. Educational Measurement: Issues and Practice, 24(3), 21–28. https://doi.org/10.1111/j.1745-3992.2005.00016.x

Hammer, D. (1996). Misconceptions or p-prims: How may alternative perspectives of cognitive structure influence instructional perceptions and intentions. Journal of the Learning Sciences, 5(2), 97–127. https://doi.org/10.1207/s15327809jls0502_1

Kutluay, Y. (2005). Diagnosis of eleventh grade student misconceptions about geometric optic by a three-tier test [Graduate School of Natural and Applied Sciences]. https://open.metu.edu.tr/handle/11511/15684

Laksono, P. J. (2019). Pengembangan dan penggunaan instrumen two-tier multiple choice pada materi termokimia untuk mengukur kemampuan berpikir kritis. Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia, 2(2), 80–92. https://doi.org/10.19109/ojpk.v2i2.2646

Laksono, P. J. (2020). Pengembangan three tier multiple choice test pada materi kesetimbangan kimia mata kuliah kimia dasar lanjut. Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia, 4(1), 44–63. https://doi.org/10.19109/ojpk.v4i1.5649

Lukum, A. (2015). Evaluasi program pembelajaran IPA SMP menggunakan model countenance stake. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 19(1), 25–37. https://doi.org/10.21831/pep.v19i1.4552

Milenković, D. D., Hrin, T. N., Segedinac, M. D., & Horvat, S. (2016). Development of a three-tier test as a valid diagnostic tool for identification of misconceptions related to carbohydrates. Journal of Chemical Education, 93(9), 1514–1520. https://doi.org/10.1021/acs.jchemed.6b00261

Mubarak, S., Susilaningsih, E., & Cahyono, E. (2016). Pengembangan tes diagnostik three tier multiple choice untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik kelas XI. Journal of Innovative Science Education, 5(2), 101–110. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jise/article/view/14258

Mukhan, S. (2011). Tes diagnostik dalam evaluasi pembelajaran di sekolah. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/suhadi/550a53b5a33311721c2e396c/tes-diagnostik-dalam-evaluasi-pembelajaran-di-sekolah

Nurkancana, W., & Supartana. (2002). Evaluasi hasil belajar. Usaha Nasional.

Nurpertiwi, T. (2014). Pengembangan instrumen tes diagnostik two-tier multiple choice untuk mendeteksi miskonsepsi siswa SMA pada materi hidrolisis garam. Universitas Pendidikan Indonesia.

Peşman, H., & Eryilmaz, A. (2010). Development of a three-tier test to assess misconceptions about simple electric circuits. Journal of Educational Research. https://doi.org/10.1080/00220670903383002

Riyani, R., Maizora, S., & Hanifah, H. (2017). Uji validitas pengembangan tes untuk mengukur kemampuan pemahaman relasional pada materi persamaan kuadrat siswa kelas VIII SMP. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS), 1(1), 60–65. https://doi.org/10.33369/jp2ms.1.1.60-65

Shidiq, A. S., Masykuri, M., & Susanti, E. (2014). Pengembangan instrumen penilaian two-tier multiple choice untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills) pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan untuk siswa SMA/MA kelas XI. Jurnal Pendidikan Kimia, 3(4), 83–92.

Sugiarti, F., & Sukarmin, S. (2019). Mendeteksi dan mereduksi miskonsepsi dengan menggunakan software dered misequilibri pada materi kesetimbangan kimia. UNESA Journal of Chemical Education, 8(1), 94–100.

Sugiyono, S. (2016). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R & D. Alfabeta.

Treagust, D. F. (1988). Development and use of diagnostic tests to evaluate students’ misconceptions in science. International Journal of Science Education, 10(2), 159–169. https://doi.org/10.1080/0950069880100204

Tüysüz, C. (2010). The effect of the virtual laboratory on students’ achievement and attitude in chemistry. International Online Journal of Educational Sciences, 2(1), 37–53. http://www.iojes.net//userfiles/Article/IOJES_167.pdf

Downloads

Published

2021-04-30

How to Cite

Al-fatihah, Z. N. ., Isnaini , M. ., & Laksono, P. J. (2021). Pengembangan instrumen tes diagnostik three-tier multiple choice untuk mendeteksi miskonsepsi pada materi kesetimbangan kimia. Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 9(1), 21–30. https://doi.org/10.30738/wd.v9i1.9972

Issue

Section

Artikel